SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Sering Amplas atau Sikat Busi, Efeknya Ternyata Bikin Ngerih!
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Bengkel > Sering Amplas atau Sikat Busi, Efeknya Ternyata Bikin Ngerih!
Bengkel

Sering Amplas atau Sikat Busi, Efeknya Ternyata Bikin Ngerih!

Resa Revano
Last updated: November 29, 2018 11:00 pm
Resa Revano
Share
2 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Mengampelas atau menyikat busi dengan sikat kawat sudah menjadi pemandangan yang biasa. Ini kita bisa lihat di bengkel-bengkel ataupun di jalan raya bagi pengendara yang motornya mogok.

Harapannya adalah agar endapan karbon yang menumpuk di pangkal busi bisa kembali bersih dan bisa kembali berfungsi menghantarkan listrik dengan baik lagi.

Padahal menurut Technical Support PT NGK Indonesia, Diko Octaviawan yang diwawancara via telepon, Kamis (28/11) menegaskan hal ini sama sekali tidak dianjurkan.

“Hal ini bisa membuat kerja busi tidak optimal di kemudian hari. Bahkan dalam waktu jangka panjang akan menjadi masalah besar,” tegasnya.

Lanjut Diko, sifat amplas itu abrasif. Material busi juga abrasif, kalau bertemu maka busi pasti terkikis. Walaupun hasilnya bersih. Tapi kan lapisan dari busi tersebut jelas saja berkurang,” jelas Diko.

Nah, kalau lapisan busi berkurang jelas akan mengakibatkan celah busi terlalu renggang. Kalau begini maka jelas pengapian busi menjadi tidak sempurna.

“Efek selanjutnya stationer mesin tidak normal. bensin boros dan koil juga jadi lemah,” ujarnya lagi.

Untuk yang biasa menggunakan sikat kawat juga bisa menimbulkan efek serius. Dengan disikat maka jelas elemen chrome pada busi hilang.

“Kalau sudah begitu busi bisa karatan. Efeknya jelas ruang bakar menjadi lebih panas. Ini bisa menyebabkan ada bagian busi yang meleleh, jelas kejadian ini membahayakan,” tutup Diko.[Go/Res]

You Might Also Like

Layanan “Mitsubishi Protect” Untuk Jaga Kondisi Kendaraan dan Konsumen

DFSK Kasih Diskon Biaya Servis Mobil Terkena Banjir

Malas Ganti Oli Shop&Drive Siap Datangi Rumah Anda

Empat Dealer Denza Diresmikan Secara Serentak, Paling Jauh Ada di Bali

Honda Siapkan Layanan Posko dan Dealer Siaga di Berbagai Daerah di Indonesia

TAGGED:BusiBusi NGKEfek Busi diampelasEfek Busi disikatNGK Busi Indonesia
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?