Tips

Mau Aman Mudik Naik Kendaraan, Coba Cek Busi Anda

GARDUOTO – Mungkin saat ini Anda sudah memikirkan untuk melakukan perjalanan mudik pada lebaran mendatang menggunakan mobil ataupun motor.

Anda mungkin sudah berencana untuk melakukan tune up atau service pada kendaraan yang akan dibawa mudik nanti. Service ini dilakukan demi kenyaman dan keselamatan Anda selama melakukan perjalanan mudik.

Untuk menjaga performance mobil pada saat kita mudik setidaknya service menjadi kegiatan rutin. Yang akan dilakukan agar mobil yang kita gunakan tidak ada masalah nantinya.

Sebenarnya banyak komponen yang harus dilakukan perawatan salah satunya adalah Busi. Berikut ini adalah tips yang harus dilakukan pemudik dalam merawat busi.

Pertama adalah perhatikan gejala busi yang sudah mengalami keausan pada elektrodanya. Komponen busi bisa dijadikan sebagai indikator utama suatu mobil dalam memberikan informasi kepada pengguna.

Merawat busi tidak perlu menunggu sampai mati karena sebelum busi mati banyak gejala yang dapat kita rasakan pada saat kita berkendara. Diantara gejala yang paling mudah adalah susah start.

Apabila mobil kita susah melakukan start pada kondisi mesin sudah panas maupun dingin. Maka tidak ada salahnya kita perhatikan kondisi busi mobil yang akan kita gunakan untuk mudik.

Langkah selanjutnya cek tingkat kerusakan busi. Elektroda busi adalah suatu bagian yang akan cepat terkikis dan mengalami ke ausan pada permukaannya dikarenakan bagian tersebut tempat terjadinya api pada ruang bakar. Apabila elektroda sudah mengalami keausan maka busi perlu diganti.

Bersihkan busi apabila kondisi elektroda masih bagus Bentuk yang masih kotak tanpa ada bulatan adalah tanda bahwa elektroda busi belum mengalami keasuan. Biasanya aliran listrik masih sangat baik dan penumpukan karbon tidak terlalu banyak.

Apabila elektroda sudah mengalami pengendapan karbon atau kotoran. Cukup membersihkan elektrodanya dengan cara menyemprot bagian elektroda dengan cairan yang bersifat Non-Metal seperti brake cleaner.

Tidak perlu melakukan amplas dan hindari cairan yang bersifat abrasif terhadap karat. Karena cairan tersebut akan mengkikis permukaan plating ataupun elektroda busi. Cara ini sangat membantu pemudik apabila mobil mengalami mogok atau susah start.

Agar perjalanan mudik kita aman dan nyaman sangat dianjurkan busi kita diganti terlebih dahulu setelah dilakukan service rutin. Sesuaikan dengan kilometer penggantian busi 15.000 sampai dengan 20.000 adalah jarak ideal untuk kita mengganti busi agar mudik kita lebih aman dan nyaman.

Jika budget service kita berlebih ada baiknya kita mencoba penggantian busi standar kita menjadi Platinum Gpower ataupun Iridium IX yang memiliki fitur anti kerak dan memiliki durabilitas penggantian busi yang lebih baik dari tipe standar nikel.[Go/Res]

SPEKTRA Meriah di PRJ Targetkan Transaksi Sampai 11 Miliar

Previous article

Banjir Hadiah di Booth Honda Saat Jakarta Fair

Next article

You may also like

More in Tips

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *