Ultimate magazine theme for WordPress.

Begini Cara Wahana Makmur Sejati Serap Tenaga Kerja Hasil dari KTBSM

GARDUOTO – PT Wahana Makmur Sejati (WMS) yang menjadi main dealer sepeda motor Honda di Jakarta dan Tangerang, telah sukses menjalankan program Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Honda (KTBSM), di 53 sekolah SMK binaan di Jakarta dan Tangerang.

Sekarang saatnya bagi WMS untuk melanjutkan program dengan pembangunan Bengkel Mitra AHASS, untuk buka peluang kerja dan menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan pelajar SMK.

Mendukung program pemerintah yang tertuang dalam Inpres No.9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK salah satunya Teaching Factory, ini jadi bukti dukungan Wahana dan Honda dalam rangka mengembangankan dunia pendidikan mulai dari pemberian kurikulum, sarana praktek dan penyaluran jiwa wirausaha dan memberikan kesempatan peluang kerja.

“Dari 53 sekolah binaan, kini sudah ada tiga SMK yang memiliki Bengkel Mitra AHASS. Dan kedepannya akan terus dikembangkan untuk SMK lainnya,” ungkap Taryudin, Group Head of Corporate Communication Wahana.

Dalam Acara MOU Bengkel Mitra AHASS dengan SMKN 53 Jakarta pada Rabu (21/11) kemarin, dijelaskan bahwa tidak hanya sekedar sekolah binaan yang telah miliki KTBSM saja untuk dapat menjadi bengkel Mitra AHASS. Hanya sekolah binaan yang telah miliki sarana lengkap saja yang bisa ikut dalam program ini, atau SMK dengan klasifikasi grade A.

Bengkel Mitra AHASS ini sepenuhnya dijalankan oleh pihak sekolah, mulai dari manajemen hingga mekanik yang berikan layanan after sales sepeda motor Honda.

Seluruh layanan yang tersedia pada program ini, juga sama dengan standar yang dimiliki oleh Astra Honda Authhorized Service Station (AHASS), seperti kemampuan mekanik, tools, hingga pengadaan suku cadang asli Honda (Honda Genuine Parts).

Siswa yang bertugas menjadi mekanik, juga diwajibkan bersertifikasi setara dengan mekanik AHASS umum lainnya.

Wahana juga memberlakukan pengawasan ketat, terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh Bengkel Mitra AHASS, mulai dari supervisi rutin hingga target yang harus dicapai. Lainnya, meski berada dilingkungan sekolah, layanan after sales ini juga diperuntukan untuk konsumen umum.

“Peluncuran program ini sangat baik diterima SMK Binaan Wahana. Dengan memiliki bengkel ini penilaian akreditas sekolah juga akan makin baik oleh kementerian pendidikan. Selain itu, semua program yang telah dilakukan menjadi bukti nyata, bahwa industri otomotif khususnya Honda mendukung SMK untuk lebih berkualitas,” terang Taryudin.[Go/Hml]

Leave A Reply

Your email address will not be published.