GARDUOTO – Satu hal yang dapat dipastikan dari sebuah mobil varian bawah, adalah mereka memiliki fitur yang lebih sedikit, dan tampilan yang lebih sederhana daripada tipe yang di atasnya.
Stigma tersebut juga berlaku pada Geely EX2. Di mana varian Pro, yang merupakan tipe yang lebih murah dari EX2, memiliki fitur yang lebih sedikit.
Serta tampilan yang lebih sederhana daripada varian Max, yang tak lain adalah tipe termahalnya.
Kendati tampil dalam kesederhanaan, namun hal tersebut tak lantas membuat Geely EX2 Pro jadi punya value yang lebih rendah pula.
Malahan, ia tetap mempunyai value yang baik, bahkan jika dibandingkan dengan para pesaing sekelasnya sekalipun.
Adapun hal yang dapat menjaga value dari Geely EX2 Pro adalah karena poin-poin penting pada mobil ini, tetap sama seperti varian yang di atasnya.

Tampilan Eksterior Lebih Sederhana
Kesederhanaan Geely EX2 Pro langsung terpancar saat kita melihat tampilan luarnya. Pasalnya, mobil ini memiliki beberapa detail eksterior yang sederhana.
Dimulai dari pilihan warna eksterior single tone, tidak adanya krom pada lis pintu, serta desain pelek yang berbeda dengan varian Max. Bahkan untuk pelek EX2 Pro, masih menggunakan kaleng yang ditutup dop.
Pelek yang dipakai Geely EX2 Pro memiliki ukuran sebesar 15 inci, alias satu inci lebih kecil dari varian Max. Pelek milik EX2 Pro dibalut dengan ban berukuran 205/60.
Jika dibandingkan dengan EX2 Max, tongkrongan EX2 Pro memang terlihat lebih sederhana dan murah.
Seandainya kita tidak tahu kalau EX2 Pro adalah varian bawah, mungkin kesan sederhana itu tak akan terasa.

Suasana Kabin Lebih Kalem
Soal kabin, jelas tak ada perbedaan desain interior antara varian Pro dan Max. Tapi pastinya, ada beberapa detail yang membedakan antara keduanya.
Suasana interior EX2 Pro terasa lebih kalem karena kabinnya memakai warna hitam. Ini berbeda dengan EX2 Max yang punya pilihan kabin warna gading.
Warna hitam di interior EX2 Pro menjalar ke hampir semua bagian kabin, termasuk dasbor dan door trim. Di kedua bagian tersebut terdapat ornamen garis berwarna putih.
Sayangnya, garis-garis tersebut tidak mengeluarkan cahaya dengan berbagai warna lain. Itu karena produk termurah Geely di Indonesia ini, tidak dilengkapi dengan ambient light.
Walau tidak semewah EX2 Max, namun kita patut mengapresiasi kabin EX2 Pro yang tetap menggunakan material kulit untuk jok dan setirnya, sehingga mampu sedikit menutupi status varian termurah yang disandangnya.

Perbedaan Fitur Lainnya
Pastinya, perbedaan antara EX2 Pro dan Max juga sampai menyentuh sektor fitur yang berkaitan dengan keselamatan dan penunjang berkendara.
Buat yang berharap adanya ADAS pada Geely EX2 Pro, silahkan kecewa karena fitur tersebut absen di sini. Tidak adanya ADAS di EX2 Pro, praktis membuat mobil ini jadi tak punya adaptive cruise control.
Ketiadaan cruise control di EX2 Pro membuat bagian sebelah kiri setir jadi kosong. Sedangkan bagian sebelah kanan setir, masih terdapat tombol-tombol untuk mengatur volume dan track.
Dampak lain dari tidak adanya ADAS di EX2 Pro juga membuat mobil ini jadi tak punya kamera 540. Mobil ini hanya punya satu kamera, yakni kamera mundur.
Di luar ADAS, jumlah airbag EX2 Pro juga berbeda dengan EX2 Max. Kalau EX2 Max punya enam airbag, EX2 Pro cuma ada empat.
Biarpun banyak perbedaan soal fitur keselamatan, tapi kedua varian dari produk terlaris Geely di Indonesia ini tetap punya persamaan dalam hal fitur konektivitas.
Soalnya, keduanya sama-sama dilengkapi dengan Apple CarPlay dan Android Auto, berikut dengan head unit besar berukuran 14.6 inci, yang juga sekaligus berfungsi sebagai pusat pengaturan kendaraan.

Akomodasi Cukup Luas
Dari luar, EX2 boleh saja tampak agak mungil, tapi saat kita duduk di belakangnya, ternyata Small Hatchback EV ini mampu menyuguhkan akomodasi yang lebih baik dari yang kita bayangkan.
Sewaktu kami duduk di belakang bangku pengemudi yang setelannya sudah disesuaikan dengan posisi mengemudi ideal kami yang berpostur 175 cm, kami masih mendapatkan legroom sebanyak empat jari, serta headroom yang masih cukupan.
Menariknya lagi, duduk di bangku belakang Geely EX2 terasa lebih tinggi dari posisi duduk di depan. Tak cuma itu, joknya pun juga sedikit rebah, sehingga memberikan kenyamanan yang cukup baik.
Sayangnya, bangku belakang Geely EX2 tidak memiliki armrest tengah. Jika sedang dalam perjalanan jauh, tidak adanya armrest mungkin akan membuat penumpang jadi merasa kurang rileks.
Lantas untuk akomodasi barang, justru lebih mengagumkan. Karena EX2 punya volume bagasi yang luas, serta front trunk alias bagasi depan yang cukup besar pula.

Jarak Tempuh Jauh, Kenyamanan Unggul
Inilah bagian yang menegaskan kualitas EX2 Pro. Karena tidak hanya terasa sama seperti varian di atasnya, ia bahkan juga pantas untuk disebut lebih unggul daripada para kompetitor di kelasnya.
Kenapa EX2 Pro layak disebut lebih unggul dari rivalnya? Karena secara spesifikasi ia sama persis dengan EX2 Max, yang di atas kertas, memang bisa mengungguli mobil lain sekelasnya.
EV rakitan lokal ini dibekali motor listrik berjenis Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang disokong baterai Lithium Irom Phosphate berkapasitas 40,8 kWh yang mampu menghasilkan tenaga 114 dk dan torsi maksimal 150 Nm.
Dalam kondisi baterai penuh, EX2 bisa berjalan sejauh 395 km, yang mana itu lebih jauh dari para pesaingnya.
Lalu yang tak kalah menarik, EX2 menggunakan penggerak roda belakang, yang menyajikan sensasi berkendara yang berbeda dari mobil lain di kelasnya.
Keunggulan EX2 juga berlanjut sampai ke soal kenyamanan. Bila dibandingkan dengan para pesaingnya, bantingan EX2 terasa lebih nyaman, namun tidak sampai menghadirkan gejala limbung saat mobil dibawa bermanuver.
Kunci dari kenyamanan EX2 terletak pada suspensinya yang memakai MacPherson Strut di depan, dan suspensi belakang Multi-link. Perpaduan suspensi inilah yang membuat mobil jadi stabil dan nyaman.

Kesimpulan
Rasanya tak berlebihan kalau kita memberikan apresiasi yang tinggi untuk Geely. Sebab, jenama asal China ini berhasil menghadirkan poin-poin penting dan krusial pada produk termurahnya.
Beberapa poin penting dan krusial yang kami maksud antara lain ialah jarak tempuh, spesifikasi, serta kenyamanan yang tetap disamakan dengan varian atasnya.
Makanya, jika tak mementingkan soal tampilan yang lebih sederhana dan fitur yang lebih sedikit, Geely EX2 Pro ini layak disebut sebagai EV dengan value yang tinggi.
Sekalipun ia dibandingkan dengan varian atas dari pesaing sekelasnya, Geely EX2 Pro ini masih bisa tampil jumawa, karena ia tetap punya value yang tak dimiliki oleh para kompetitornya. (GO/Gie)


