⌂ Beranda › Mobil › BMW M Sabet Podium dan Juara Kelas di FIA WEC Fuji 2026
MobilSport

BMW M Sabet Podium dan Juara Kelas di FIA WEC Fuji 2026

BMW M Sabet Podium dan Juara Kelas di FIA WEC Fuji 2026
A A Ukuran Teks16px

GARDUOTO - Ajang balap ketahanan dunia FIA World Endurance Championship (WEC) 2026 seri Fuji, Jepang, menjadi saksi ketangguhan tim BMW M Motorsport. Di tengah cuaca yang menantang dan jalannya balapan yang penuh drama, BMW M Team WRT sukses mengamankan podium penting di kelas Hypercar dan keluar sebagai juara di kategori LMGT3.

Perjuangan Sengit di Kelas Hypercar

Memulai balapan dari posisi start yang kurang ideal akibat pembatalan sesi kualifikasi karena hujan lebat, mobil #15 BMW M Hybrid V8 yang digawangi oleh Kevin Magnussen, Raffaele Marciello, dan Dries Vanthoor harus berjuang ekstra keras dari barisan tengah.

dc27b297638f4ce588be207f54081622.webp

Berkat strategi cerdas dari pit wall dan performa konsisten para pebalap tanpa melakukan kesalahan fatal, trio ini perlahan merangsek ke barisan depan. Memanfaatkan periode safety car di jam-jam akhir balapan, Dries Vanthoor sukses membawa mobil #15 melintasi garis finis di posisi ketiga. Ini menjadi podium kelima bagi BMW M Team WRT sekaligus podium ketiga bagi mobil #15 pada musim ini.

2cde3810069924c8b16febc82eef4be0.webp

Sayangnya, hasil berbeda dialami oleh rekan satu tim mereka, mobil #20 Shell BMW M Hybrid V8 yang dikemudikan René Rast, Robin Frijns, dan pebalap kebanggaan Indonesia, Sean Gelael (bersama rekan di mobil lain), di mana mobil #20 harus terlempar ke posisi ke-13 setelah mengalami beberapa insiden senggolan di lintasan yang bukan kesalahan mereka.

Aksi Cemerlang di Kategori LMGT3 dan Kemenangan Sean Gelael

Kabar gembira datang dari kelas LMGT3. Mobil #32 BMW M4 GT3 EVO yang diperkuat oleh Darren Leung dan pebalap andalan Indonesia, Sean Gelael, tampil sangat kompetitif sejak awal lomba. Meskipun sempat menghadapi kendala strategi dan posisi yang turun akibat safety car di detik-detik akhir, pebalap pabrikan BMW Augusto Farfus menunjukkan aksi luar biasa.

Farfus melakukan rangkaian overtake atau salip-menyalip yang memukau dari posisi keenam hingga akhirnya merebut posisi terdepan dan membawa mobil #32 keluar sebagai juara pertama di kategori LMGT3. Kemenangan ini memberikan suntikan moral yang besar bagi Sean Gelael dan tim setelah kerja keras berkesinambungan sejak seri COTA.

Evaluasi dan Fokus Seri Berikutnya

Kepala BMW M Motorsport, Andreas Roos, mengungkapkan bahwa akhir pekan di Fuji penuh dengan tantangan, terutama setelah kualifikasi dibatalkan. Namun, ia tetap mengapresiasi kerja keras tim yang mampu bangkit dan meraih hasil positif, baik podium di Hypercar maupun kemenangan manis di kelas LMGT3.

Dengan hasil ini, persaingan di klasemen kejuaraan dunia semakin ketat. BMW M Motorsport bertekad untuk terus melakukan evaluasi dan mempertahankan momentum positif ini pada sisa balapan FIA WEC berikutnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru