⌂ Beranda Mobil FIA WEC Austin: BMW Bertahan di Puncak Klasemen
MobilSport

FIA WEC Austin: BMW Bertahan di Puncak Klasemen

FIA WEC Austin: BMW Bertahan di Puncak Klasemen
A A Ukuran Teks16px

Meski menghadapi balapan sengit di Austin, BMW M Motorsport sukses mengamankan poin krusial dan menjaga posisi teratas klasemen pebalap FIA WEC 2026.

GARDUOTO – Paruh kedua ajang balap ketahanan dunia FIA World Endurance Championship (FIA WEC) 2026 dibuka dengan tantangan berat bagi BMW M Team WRT.

Berlangsung di Circuit of the Americas (COTA) dalam gelaran 'Lone Star Le Mans' di Texas, Amerika Serikat, skuad pabrikan asal Jerman ini harus bersusah payah menaklukkan lintasan di tengah cuaca panas ekstrem dan kelembapan tinggi.

Setelah mengemas hasil impresif pada paruh pertama musim dengan dua kemenangan dan dua kali runner-up, seri balapan 6 jam di Austin kali ini tidak berjalan sehalus biasanya.

Namun, berkat ketahanan strategi dan konsistensi pebalap, BMW berhasil membawa pulang poin penting serta mempertahankan puncak klasemen sementara.

Perjuangan BMW M Hybrid V8 di Kelas Hypercar

Di kelas tertinggi Hypercar, mobil bernomor #15 BMW M Hybrid V8 yang dikemudikan oleh trio Kevin Magnussen, Raffaele Marciello, dan Dries Vanthoor menunjukkan aksi comeback yang ciamik.

Memulai balapan dari posisi ke-11 di grid, strategi berkendara yang efisien sempat membawa mereka menembus barisan lima besar.

Sayangnya, pasca-fase Safety Car yang keluar sekitar 45 menit sebelum garis finis, mobil #15 mulai kehilangan kecepatan ideal untuk meladeni persaingan ketat rival-rivalnya.

Dries Vanthoor dan tim akhirnya harus puas menyentuh garis finis di posisi kedelapan. Kendati demikian, raihan ini tetap menyumbangkan poin berharga bagi BMW M Motorsport.

Sementara itu, nasib kurang beruntung dialami mobil sister bernomor #20 Shell BMW M Hybrid V8 yang digawangi Robin Frijns, René Rast, dan Sheldon van der Linde.

Sempat terkendala masalah teknis kecil saat pit stop yang menyita waktu beberapa detik, mereka harus menyelesaikan balapan di posisi ke-12, tepat di luar zona poin.

Berkah Dramatis Pertahankan Puncak Klasemen

Kendati gagal meraih podium di Austin, keberuntungan masih memihak pasangan pebalap Robin Frijns dan René Rast.

Mundurnya mobil Toyota #7 dari posisi terdepan menjelang lap-lap akhir balapan membuat peta poin klasemen pebalap tidak berubah signifikan.

Frijns dan Rast dipastikan tetap kokoh memimpin puncak klasemen sementara pebalap FIA WEC 2026.

Di kategori manufaktur, BMW M Motorsport juga sukses mempertahankan posisi kedua dalam klasemen kejuaraan dunia dengan total perolehan 131 poin, hanya terpaut sembilan angka dari Toyota yang berada di posisi teratas.

Nasib Apes di Kelas LMGT3 dan Perjuangan Sean Gelael

Tantangan tak kalah berat dirasakan BMW di kelas LMGT3. Dua unit BMW M4 GT3 EVO yang diturunkan mengalami nasib sial sejak awal lomba.

Mobil bernomor #69 yang dikendarai Anthony McIntosh, Parker Thompson, dan Dan Harper sempat terlibat insiden benturan yang menyebabkan ban bocor serta asap tebal di dalam kokpit.

Meski sempat diganjar hukuman stop-and-go akibat pit stop darurat, trio pebalap #69 mampu melakukan aksi 'fight back' yang luar biasa hingga berhasil mengamankan posisi ke-11 di akhir balapan.

Sementara itu, pebalap kebanggaan Indonesia, Sean Gelael, yang membela tim WRT di mobil #32 bersama Augusto Farfus dan Darren Leung, juga harus mengelus dada.

Sempat tampil sangat menjanjikan dan melesat ke posisi ketiga pada awal balapan, mobil mereka mendadak mengalami kendala sensor elektronik.

Masalah tersebut memaksa mobil #32 menghabiskan waktu sekitar 10 lap di dalam garasi untuk perbaikan.

Ditambah penalti batas lintasan (track limits), Sean Gelael dan kawan-kawan harus rela finis di posisi ke-16. Kendati demikian, mereka tetap melanjutkan balapan hingga akhir demi mengumpulkan data telemetry penting guna persiapan seri berikutnya.

33d574b7a5bef791b5261a19f77cc3a9.webp

Menatap Balapan Selanjutnya di Fuji

Head of BMW M Motorsport, Andreas Roos, mengakui bahwa seri Austin memberi banyak pelajaran berharga bagi timnya. Ia menegaskan evaluasi mendalam akan segera dilakukan agar BMW bisa kembali tampil dominan.

Selanjutnya, persaingan sengit FIA WEC 2026 akan berlanjut ke Benua Asia dalam ajang 6 Hours of Fuji di Jepang. BMW M Team WRT bertekad bangkit dan membidik hasil maksimal demi mengamankan gelar juara dunia di akhir musim.

📰 Update Terbaru