GARDUOTO – Sadar atau tidak, Toyota Rush generasi kedua sudah hampir menginjak sembilan tahun, dan sampai hari ini, belum ada tanda-tanda kalau ia akan berganti generasi.
Terakhir, Toyota Rush mendapatkan facelift pada 2024. Walau secara tampilan tak ada yang berubah signifikan, tapi Low SUV andalan Toyota ini mendapatkan sedikit fitur baru.
Walau belum mengalami perubahan yang signifikan, tapi harga Toyota Rush bekas di pasaran masih terbilang tinggi.
Jika ditelisik, setidaknya ada lima alasan mengapa Toyota Rush tetap laku keras, bahkan dalam kondisi pasar yang terus berkembang.
Pertama adalah karena Toyota Rush punya desain eksterior yang maskulin. Bahkan jika dibandingkan dengan para pesaingnya, boleh dibilang Rush adalah yang paling maskulin dari aspek desain eksterior.
Kedua, Rush mengusung konfigurasi tiga baris bangku, yang mana hal tersebut banyak disukai oleh konsumen di Indonesia.
Ketiga, Rush generasi kedua ini punya mesin yang awet. Yang lebih penting, Rush masih mengusung penggerak roda belakang, yang juga masih banyak diminati oleh konsumen di Indonesia.
Keempat, Rush punya fitur keselamatan yang cukup lengkap. Mobil ini dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan, seperti enam airbags, Vehicle Stability Control (VSC), dan Hill-start Assist Control (HSA).
Sistem pengereman juga didukung oleh Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD).
Selain itu, Rush juga dilengkapi dengan rear parking sensors dan kamera belakang pada varian tertentu.
Kelima, Rush juga punya harga yang kompetitif di kelasnya. Bukan cuma itu, biaya perawatan Toyota Rush juga cukup terjangkau, dengan banyaknya bengkel resmi dan suku cadang yang mudah ditemukan.
Nah, jika Anda adalah salah satu konsumen yang tertarik untuk membeli Toyota Rush bekas, kini ada banyak pilihan dengan harga yang lebih terjangkau.
Di platform Mobil123, Anda dapat menemukan berbagai pilihan harga Toyota Rush bekas yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan Anda. (GO/Gie)


