SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Jalur Darat Dari Mamuju ke Majene Masih Terputus Akibat Tertimbun Tanah & Bebatuan
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Ragam > Jalur Darat Dari Mamuju ke Majene Masih Terputus Akibat Tertimbun Tanah & Bebatuan
Ragam

Jalur Darat Dari Mamuju ke Majene Masih Terputus Akibat Tertimbun Tanah & Bebatuan

Resa Revano
Last updated: January 16, 2021 9:36 am
Resa Revano
Share
2 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 di Majene Sulawesi Barat berimbas terputusnya jalur darat hingga tertimbun material tanah dan batu besar.

Jalur menuju Kota Mamuju, tepatnya di Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Jumat (15/01), tampak jalur di wilayah tersebut benar-benar tertutup material batu besar dan tanah bercampur lumpur.

Akibatnya, kendaraan dari Kabupaten Majene menuju Mamuju tidak bisa melintas. Terjadi antrean kendaraan yang cukup panjang di kedua arah jalur.

“Masih belum bisa dibuka aksesnya. Longsor terjadi akibat gempa bumi,” kata Dandim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe.

Menurut Yudi, jalur di lokasi tersebut sudah dua kali tertutup material longsor. Pertama saat gempa M 5,6 pada Kamis (14/01) lalu dan kedua saat gempa M 6,2 Subuh tadi.

“Kemarin juga tertutup. Bersama warga, kita berupaya singkirkan batu yang menutup jalan. Dini hari tadi tertutup lagi,” terangnya.

Sementara itu, menurut Yudi, wilayah Majene yang paling parah terdampak gempa berada di Kecamatan Malunda. Warga di daerah tersebut juga masih mengungsi ke perbukitan hingga saat ini.

“Di sana ada banyak bangunan yang rusak, informasinya ada korban jiwa,” tambahnya.

Hingga saat ini, dilaporkan ada 15 ribu warga mengungsi akibat gempa di Majene. Selain itu, tercatat 35 orang meninggal dan 637 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi di Mamuju dan Majene.

Saat ini petugas gabungan masih melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban. Dilaporkan guncangan gempa juga mengakibatkan bangunan, termasuk kantor Gubernur Sulbar, rusak.[Go/RES]

You Might Also Like

Apakah Mobil Yang Terbakar Bisa Klaim Asuransi?

Ganjil Genap ditiadakan, Penerapan ETLE Tetap Berlaku

Universal Robots Incar Pasar Otomotif Indonesia

MTF Raih Dua Penghargaan dari Majalah IT Works

Layanan Gojek Lebarkan Sayap Sampai Papua

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?