Ultimate magazine theme for WordPress.

Upaya Pebalap Astra Honda Racing Team Incar Tiga Besar ARRC

GARDUOTO – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) tampaknya serius, untuk mengincar tiga besar klasemen akhir ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Product (AP) 250, pada seri terakhir di Chang International Circuit, Thailand (1-2/12).

Setelah gelar juara Asia, untuk kelas AP250 sudah dipastikan diraih oleh Rheza Danica Ahrenz.

Maka pebalap AHRT lainnya, seperti Mario Suryo Aji dan Awhin Sanjaya mengincar posisi dua dan tiga klasemen akhir.

Pada race satu yang dilakukan kemarin (1/12), Awhin Sanjaya mengibarkan bendera Merah Putih dengan berdiri di podium kedua.

Peluang pebalap asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan itu, menjadi sangat besar untuk membuntuti sang juara di kelas AP250.

Tambahan 20 poin membuat Awhin bertengger di posisi ke-4 klasemen sementara dengan 137 poin. Raihan itu terpaut sangat tipis dari peringkat ke-2 dan ke-3 yang sudah mengemas masing-masing 142 poin dan 138 poin.

Awhin yang start dari posisi ke-4 mengawali balap kurang bagus, tapi masih berhasil mempertahankan posisi di baris depan.

”Saya mempelajari setiap lap untuk bertahan di depan. Ini menjadi persiapan agar pada lap-lap terakhir saya masih berada di posisi 1-2. Strategi itu berhasil meski ada insiden kecil di lap terakhir,” ungkap Awhin.

Peluang yang cukup besar juga masih berada pada Mario Suryo Aji. Pada race 1 kali ini dia terjatuh di tikungan terakhir, karena disenggol pebalap lain sebelum melewati bendera finish.

Meski tak meraih poin, namun Mario yang saat ini mengemas 122 poin masih bisa mengincar posisi ketiga, bahkan kedua pada klasemen akhir.

Dengan hasil ini, Mario harus bekerja ekstra untuk balapan Minggu (2/12). Strateginya, pada dua lap terakhir sudah berada di barisan depan.

”Sayang sekali, saya harus kehilangan peluang podium karena terhentikan pada lap dan tikungan yang sangat menentukan. Apapun hasilnya, tidak menyurutkan semangat saya untuk tampil maksimal lagi pasa race berikutnya besok,” ucap Mario.

Sementara itu, Rheza Danica Ahrenz yang sudah merengkuh gelar juara kelas AP250, yang tampil tanpa beban juga tampak berjuang meraih hasil terbaik.

Setelah tidak mendapatkan setelan yang pas selama latihan bebas pertama dan kedua karena jatuh, Rheza masih mampu mengunci posisi ke-4 pada balapan.

”Saya mengalami hari yang cukup sulit pada putaran akhir ini, Saya tidak dapat mencatatkan waktu terbaik dalam kualifikasi sehingga saya harus start di posisi 11, Saya memulai balapan dengan baik. Walaupun sempat berada di rombongan belakang beberapa saat, tapi saya bisa menyusul rombongan depan. Alhamdulillah saya bisa finish di posisi 4,” pungkas Rheza.[Go/Hml]

Leave A Reply

Your email address will not be published.