Ultimate magazine theme for WordPress.

‘Tarif Balap’ Pebalap Belia di Honda Dream Cup (part 1)

GARDUOTO – Kejuaraan balap motor bertajuk Honda Dream Cup (HDC), memberikan kesempatan bagi pebalap belia di bawah umur 12 tahun untuk dapat mengasah skill balapnya agar menjadi pebalap profesional.

Karena masih dalam proses belajar, sehingga orang tua dari para pebalap muda ini harus mengeluarkan sejumlah dana sebagai ‘tarif balap’, agar bisa ikut balapan.

‘Tarif balap’ itu digunakan untuk macam-macam, ada yang digunakan untuk keperluan balap, ada juga pebalap yang mengeluarkan dana untuk membiayai keperluan akomadasinya sendiri. Seperti transportasi ke lokasi balap, makan dan tidur selama di lokasi balap.

“Kalau kami, pebalap muda yang mau balap bersama tim kami, dikenakan biaya sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta, dana itu kami alokasikan untuk mempersiapkan motor yang akan digunakan saat balap nanti,” ungkap Slamet Suroto, owner tim Fast Tech B-Pazz.

Tim ini hanya menerima pebalap belia, yang telah mengikuti sekolah balap. Karena menurut Suroto, pebalap yang telah mengikuti sekolah balap sudah mengetahui teknik dasar balap, jadi nantinya tim hanya memberikan masukan tentang strategi saat balapan.

Berbeda dengan tim Fast Tech, tim Honda WH19 Racing School Tri Bintang yang dikomandoi oleh Wawan Hermawan, memberikan kesempatan bagi pebalap muda yang ingin ikut balap bersama tim tersebut, hanya mengeluarkan dana untuk akomodasi pebalap selama balapan saja.

“Bahkan bisa patungan, seperti misalnya ada lima pebalap belia yang mau ikut balap bersama tim kami, nanti kami hitung estimasi biaya akomodasi selama balapan. Misalnya butuh dana sebesar Rp 10 juta, jumlah tersebut nantinya akan dibagi lima,” beber Wawan.

Pilihan lainnya, tim Honda Simple Concept yang memberikan paket satu event full seri selama setahun.

“Kami memang menyediakan dua sampai tiga motor, yang dapat digunakan oleh pebalap belia yang mau ikut balap bersama tim kami untuk balapan di suatu event balap motor. Tak hanya per seri, karena kami memberikan paket untuk dapat mengikuti balapan pada suatu event,” ujar Robby Yudha Kurniawan, manajer Honda Simple Concept OLE FDR KYT SSS UMA.

Meskipun tak menyebutkan secara jelas nominal Rupiah yang harus dibayar, tapi jika ikut balap di tim Honda Simple pebalap terlebih dahulu diberikan coaching clinic.

“Sehingga memerlukan waktu kurang lebih tiga bulan sebelum mengikuti lomba di suatu event, karena pebalap mengikuti pelatihan dulu,” terang Robby. [Go/Hml]

Leave A Reply

Your email address will not be published.