Ultimate magazine theme for WordPress.

Tiga Lap Jajal Honda PCX Hybrid, Ini Rasanya

GARDUOTO – Garduoto.com mendapatkan kesempatan untuk menjajal skutik premium dari PT Astra Honda Motor yaitu Honda PCX Hybrid. Mengambil tempat di kawasan parkiran JIExpo Kemayoran Jakarta, Jumat (14/07).

Saat melihat tampilannya, sekilas Honda PCX Hybrid tidak jauh berbeda dengan Honda PCX biasa. Dilihat dari dimensinya. Panjang 1.923 mm, lebar 745 mm dan tinggi 1.107 mm.

Ketinggian tempat duduk juga masih sama yaitu 764 mm, jarak sumbu roda 1.313 mm dan jarak terendah ke tanah 137 mm. Ini berarti hampir sama dengan PCX Lokal buatan Cikarang.

Hanya memang untuk bobotnya sedikit lebih berat PCX Hybrid 4 kg dengan PCX lokal.

Selanjutnya kami diberikan kesempatan menunggangi skuter bongsor ini. Pada saat duduk di motor seharga Rp 40.3 juta ini sama saja dengan PCX lokal.

Fitur

Kalau untuk harga memang Hybrid dengan lokal berbeda sekitar Rp 10 juta. Tapi fitur yang ada di Hybrid tidak berbeda banyak dengan lokal.

Keduanya punya fitur idling stop system, anti-locking breaking system, rem cakram di kedua roda, charger untuk smartphone, panel instrumen digital, sistem pencahayaan led, hingga penggunaan smart key system.

sedangkan perbedaannya adalah fitur riding mode terletak di handle grip sebelah kiri di atas tombol lampu. Cara penggunaanya cukup ditekan sekali.

Sebagai catatan, ada dua pilihan untuk riding mode yaitu D atau Drive dan S atau Sport.

Performa

Nah selanjutnya kami mulai menghidupkan mesin PCX Hybrid ini untuk mencoba performanya sebanyak 3 lap yang disediakan.

Begitu mulai kami menarik gas dan melaju, disinilah terasa perbedaannya dengan PCX lokal. Tarikan halus tetapi penuh tenaga dan bisa dengan mudah melaju kencang.

Begitu masuk pada tikungan pertama, keraguan dalam hati muncul. Apakah motor bongsor ini bisa digunakan dengan mudah saat bermanuver?

Ternyata keraguan kami terjawab. Ternyata skutik Hybrid ini sangat mudah disaat melakukan manuver. Padahal bobotnya jauh lebih besar dibandingkan PCX Lokal.

Terkait power dari PCX Hybrid ketika berada dalam mode Standar mode D dan mode S. Pada saat mode standar memang power biasa saja. Namun setelah kami mencoba mode D power mulai terasa sangat berbeda.

Honda PCX Hybrid ini dilengkapi mesin 4 Langkah, SOHC, PGM-FI, berpendingin cairan, eSP dan berkapasitas mesin 149,3 cc.

Dengan mesin bensin daya maksimum yang dihasilkan bisa mencapai 14,5 Tk pada 8.500 rpm. Kelebihan lain ada tambahan dari mesin listrik sebesar 1,8 Tk pada 3.000 rpm.

Untuk torsi maksimum dengan mesin besin bisa sebeara 13,2 Nm pada 6.500 rpm dan torsi saat menggunakan motor listrik sebesar 4,3 N.m pada 3.000 rpm.[Go/Res]

Leave A Reply

Your email address will not be published.