Berita Unik

Seorang Wanita Tua “dikorbankan” Hadang Traktor

GARDUOTO – Polisi sedang menyelidiki sebuah video yang diposting tampaknya menunjukkan saat seorang wanita tua diseret dan diletakan di depan traktor sebagai ‘perisai manusia’ dalam sengketa tanah.

Video itu menunjukkan wanita tua itu ditempatkan di tanah di depan traktor, dilaporkan oleh putranya sendiri, dalam upaya untuk menghentikan pengemudi yanhg menggerakan buldozer.
Petugas Polisi mengatakan rekaman itu difilmkan di desa India barat Mungla, di distrik Washim, Maharashtra, pada 21 Juni.
Seorang anak begitu tega menggunakan ibunya sendiri sebagai perisai untuk menghentikan traktor yang sedang bergerak maju.

Mereka mengatakan perselisihan itu melibatkan dua keluarga dalam sebuah argumen tentang kepemilikan tanah. Wanita itu, yang telah digambarkan sebagai orang tua dan lemah, tampak tertekan saat dia diseret melintasi jalur tanah.

Dia terdengar berteriak saat dilemparkan ke tanah. Polisi mengatakan, argumen itu dimulai setelah pengadilan memutuskan bahwa tanah itu milik orang yang mengemudikan traktor.

Mereka belum mengungkapkan nama-nama mereka yang sedang diselidiki. Tetapi laporan lokal mengklaim petugas telah mengajukan kasus terhadap 15 anggota kedua keluarga dan menangkap satu orang sehubungan dengan insiden tersebut.

Investigasi sedang dilakukan, kata polisi. Sebuah pernyataan berbunyi: ‘Dua hari yang lalu di desa Mungla yang jatuh di bawah kantor polisi Malegaon. Ada perselisihan antara dua keluarga atas sebidang tanah.

“Kami telah mengajukan kasus terhadap 15 orang dari kedua keluarga. Kami telah menangkap satu orang. ‘Video (dari seorang wanita yang didorong di depan traktor) telah menjadi virus setelah perselisihan. Kami sedang menyelidiki masalah ini.”[Go/Res]

Moeldoko Semangati Tim Mahasiswa Raih Prestasi di Shell Eco-marathon

Previous article

Tol Solo-Ngawi Siap Dioperasikan dalam Waktu Dekat

Next article

You may also like

More in Berita Unik

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *