SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Test Drive Wuling Eksion PHEV: Menyenangkan Dibawa Bereksplorasi
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Bedah Oto > Mobil > Test Drive Wuling Eksion PHEV: Menyenangkan Dibawa Bereksplorasi
Bedah OtoMobil

Test Drive Wuling Eksion PHEV: Menyenangkan Dibawa Bereksplorasi

Nugie
Last updated: June 9, 2026 12:21 am
Nugie
Share
4 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Sejalan dengan filosofi eksplorasi yang diusungnya, Wuling Motors memberikan kami kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan dari Eksion.

Kesempatan mengeksplorasi SUV terbaru Wuling ini dibalut dalam rangkaian acara media test drive Wuling Eksion, yang mengambil rute Yogyakarta – Pangandaran – Bandung – Jakarta, yang digelar pada 8 – 10 Juni 2026.

Adapun unit Wuling Eksion yang digunakan dalam kegiatan kali ini ialah tipe dengan jantung pacu plug-in hybrid (PHEV).

Di perjalanan ini, kami mendapat jatah mengemudi di etape pertama dengan rute Yogyakarta – Cilacap.

Sewaktu kami masuk ke ruang pengemudi, kami langsung disambut dengan posisi mengemudi yang tinggi khas sebuah SUV murni.

Merasa langsung nyaman dengan posisi mengemudinya, kami pun langsung melajukan Eksion PHEV ke Cilacap via Jalur Pansela (Pantai Selatan).

Boleh dibilang, perjalanan sejauh 140.7 km ini sepenuhnya melewati jalan beraspal. Hanya saja, kontur permukaan jalannya berbeda-beda.

Mulai dari jalan aspal yang mulus, bergelombang, hingga yang sedikit berbatu, kami lewati dalam perjalanan ini.

Jalanan dengan kontur naik-turun menjadi salah satu menu dalam test drive Wuling Eksion PHEV. Foto: Dok Wuling

Keberagaman kondisi jalan ini membuat kami bisa menilai kenyamanan dan bantingan suspensi dari Wuling Eksion.

Ternyata, SUV yang sebasis dengan Darion ini punya bantingan suspensi yang dewasa. Dalam artian, suspensinya mampu meredam guncangan dengan baik, yang bisa menjaga kenyamanan semua penumpang di kabin.

Bahkan saat melewati speed trap, rasanya seolah seperti hanya melibas jalan aspal biasa. Sebab, nyaris tidak terasa adanya guncangan saat melewati speed trap.

Ragam kondisi jalan yang berbeda-beda itu, tentunya juga secara langsung sekaligus menjadi momen unjuk gigi performa Eksion PHEV.

Mengusung teknologi PHEV, sudah pasti kalau Eksion punya dua sumber tenaga, yaitu dari mesin bensin dan motor listrik.

Kombinasi antara keduanya bisa menghasilkan tenaga sebesar 200 dk, yang disalurkan ke roda depan melalui transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Jika baterai dalam kondisi penuh, mobil bisa berjalan dengan hanya mengandalkan tenaga listrik hingga sejauh lebih dari 100 km.

Benar saja, sejak kami mulai berjalan, di mana baterai dalam kondisi penuh, mobil sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik.

Wuling Eksion punya posisi mengemudi yang tinggi. Foto: Nugie

Akan tetapi, jarak tempuh yang kami capai dengan hanya mengandalkan tenaga listrik cuma bisa mencapai 80-an km, alias tidak sampai 100 km.

Itu karena kami menemui jalanan yang berkelok tajam dan kadang menanjak cukup tajam. Kondisi tersebut jelas menuntut motor listrik untuk bekerja lebih keras buat menyuplai tenaga.

Ketika baterai sudah habis, mesin pun langsung mengambil peran untuk menyalurkan tenaga sekaligus mengkonversi tenaganya menjadi daya baterai.

Bukan cuma dari tenaga mesin yang dikonversi, baterai Eksion PHEV juga bisa terisi lagi dari regenerative brake, alias saat melakukan deselerasi.

Bila baterai sudah kembali terisi, mobil pun bisa berjalan lagi dengan hanya mengandalkan tenaga dari motor listrik, sehingga dapat menghasilkan tenaga kombinasi yang maksimal.

Yang mengesankan, tenaga kombinasi antara motor listrik dan mesin Eksion PHEV, bisa menyuguhkan performa yang impresif.

Muntahan tenaganya terasa kuat dan instan. Bahkan saat kita melakukan kickdown, ia bisa memberikan sensasi menjambak dan membuat kita serasa ditarik lebih dalam ke pelukan bangku.

Intinya, secara performa, Wuling Eksion PHEV terbilang impresif karena ia punya tenaga yang besar dan kuat, serta instan apabila disemburkan dari motor listriknya.

Kemudian jangan lupakan juga, berkat jarak tempuh di EV mode yang cukup jauh, membuat mobil ini jadi sangat efisien. (GO/Gie)

You Might Also Like

Baru Nongol, Wuling EV Langsung Jadi Official Car Partner G20

First Drive Aion Hyptec HT: Dejavu SUV Coupe Eropa

Review Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4×2 Facelift: Lebih Modern dengan Sedikit Ubahan

Dipacu Habis-habisan di Tol, Hyundai Stargazer Tetap Stabil

Wuling Andalkan Mitra EV dan Formo Max di GIICOMVEC 2026

TAGGED:Test Drive Wuling Eksion PHEVWuling EksionWuling Eksion PHEVWuling Motors
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?