GARDUOTO – Putaran pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race Indonesia 2026 resmi digelar pada 18-19 April di Sirkuit Non Permanen Atlantis Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur.
Ajang ini menjadi awal dari rangkaian tujuh putaran sepanjang tahun 2026, dengan dukungan Simpati dengan jaringan Hyper 5G Telkomsel yang turut menunjang jalannya kompetisi.
Sebagai salah satu lokasi strategis dalam kalender Kejurnas tahun ini, Sirkuit Atlantis Kenjeran menawarkan lintasan lurus yang ideal untuk drag race untuk kategori 201 meter.
Area sirkuit yang luas memungkinkan penyelenggaraan event dilakukan dengan lebih lengkap.
Mulai dari zona penonton, paddock tim, hingga area komersial dan aktivitas pendukung seperti pameran otomotif serta hiburan.
Melalui kehadirannya di setiap seri, termasuk di Surabaya, Simpati menghadirkan berbagai aktivasi menarik yang dirancang untuk peserta dan penonton.
Pada putaran pertama ini, pengunjung dapat menikmati pengalaman interaktif melalui booth Simpai di area sirkuit.
Sebagai ajang resmi yang berada di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI), Kejurnas Drag Race Indonesia 2026 menghadirkan berbagai kelas kompetisi roda empat.
Diikuti oleh pembalap dari seluruh Indonesia mulai dari Kelas Pro Modified, Modified Stock, Bracket Time, Kelas Diesel dan Kelas Free For All (FFA).
Pada putaran pertama ini sudah lebih dari 178 starter tercatat sebagai peserta. Mereka akan berlomba di lintasan 201 meter yang menjadi kekhususan dalam event di Surabaya ini.
Total hadiah yang diperebutkan dalam putaran pembuka ini mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, sistem poin yang diterapkan sepanjang tujuh putaran akan menentukan juara nasional di masing-masing kelas pada akhir musim.
Menurut Wahyu Surya, perwakilan dari promotor ajang Kejurnas Dragrace 2026 putaran 1, Balap Drag memiliki nilai strategis dalam pengembangan motorsport tanah air.
Pasalnya, olahraga ini merupakan salah satu kategori balap yang sangat populer dan dekat dengan masyarakat.
“Drag Race adalah motorsport yang cara mainnya bisa dibilang simple dan mudah dimengerti oleh khalayak umum.”
“Drag race yang berkembang pesat, akan semakin mendekatkan masyarakat pada motorsport,” ucap Wahyu Surya. (GO/Gie)


