Sport

Italia vs Spanyol: Laga Penuh Sejarah dan Dendam


GARDUOTO – Babak semifinal Euro 2020 akan mulai bergulir pada Rabu (7/7/2021) dinihari nanti. Dua negara yang akan lebih dulu bertanding di babak semifinal ini adalah Italia vs Spanyol.

Anda pasti sudah tahu, kalau Italia sudah sering bertemu Spanyol di berbagai kompetisi, tidak terkecuali di Piala Eropa. Pertandingan dinihari nanti merupakan pertemuan ketujuh Italia vs Spanyol di pentas Euro.

Melihat kondisi kedua negara yang belakangan tampil cukup konsisten, maka sulit rasanya untuk menebak siapa yang akan memenangi pertandingan nanti, dan melenggang ke babak final.

Namun yang pasti, pertandingan dinihari nanti bakal berjalan dengan seru dan sengit bukan hanya karena kekuatan kedua negara yang berimbang, tapi juga karena keduanya punya sejarah panjang yang sarat akan dendam.

Pertemuan terakhir Italia dan Spanyol di kompetisi Euro terjadi pada 2016. Keduanya bertemu dalam babak 16 besar Euro 2016, di mana Italia berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor 2-0, dan La Furia Roja pun harus pulang lebih awal.

Mundur ke satu edisi Euro sebelumnya, yakni Euro 2012, Italia dan Spanyol bertemu sebanyak dua kali. Yang pertama di pertandingan fase grup C, dan yang kedua di babak final.

Saat di fase grup, Italia dan Spanyol harus berbagi poin karena pertandingannya berakhir dengan skor imbang 1-1. Tapi di final, Spanyol yang saat itu dilatih oleh Vicente Del Bosque, sukses menghantam Italia empat gol tanpa balas. Praktis, hasil itu membuat Spanyol berhasil keluar sebagai juara Euro 2012.

Spanyol berhasil menjuarai Euro 2012 setelah mengalahkan Italia dengan skor 4-0 di babak final. Foto: Uefa.com

Kita tarik mundur lagi timeline Euro ke 2008, rupanya Italia dan Spanyol bersua di babak perempat final. Keduanya bermain tanpa gol selama 90 menit waktu normal. Setelah perpanjangan waktu diberikan, juga tidak ada gol tercipta, sehingga pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti.

Spanyol berhasil menghentikan langkah Italia setelah memenangkan adu penalti dengan skor 2-4. Setelah itu, Spanyol terus melangkah ke semifinal dan final, sampai akhirnya mengunci gelar juara Euro 2008.

Kembali ke Euro 2020. Saat ini Italia diarsiteki oleh Roberto Mancini, dan Spanyol ditukangi oleh Luis Enrique. Uniknya, kedua pelatih ini punya memori yang berbeda sewaktu mereka menjadi pemain.

Selama membela Gli Azzuri, Roberto Mancini hanya sekali ikut bertanding melawan Spanyol. Itu terjadi pada pertandingan fase grup A Euro 1988. Kala itu, Italia menang tipis atas Spanyol dengan skor 1-0.

Pun demikian dengan Luis Enrique. Dalam perjalanan kariernya sebagai pemain timnas Spanyol, pria yang sekarang sudah berusia 51 tahun ini hanya pernah sekali bertanding melawan Italia. Bukan di Euro, saat itu Enrique bermain melawan Italia pada perempat final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Sialnya, saat itu tim Matador harus menelan kekalahan dengan skor 2-1. Italia yang saat itu menang dari Spanyol terus melangkah hingga babak final. Namun sayangnya, Italia harus puas menjadi runner up, karena mereka kalah dalam drama adu penalti melawan Brazil.

Berkaca dari panjangnya sejarah pertemuan kedua negara, maka tentunya sangat menarik untuk kita nantikan apakah Roberto Mancini akan kembali merasakan kemenangan dari Spanyol dan membawa anak asuhnya ke babak final.

Atau sebaliknya, Luis Enrique akan mampu menyembuhkan luka dan dendamnya terhadap Italia yang sudah dirasakannya sejak 27 tahun lalu, dan kemudian mengantarkan Sergio Busquets dkk ke final Euro 2020.

Jawaban dari pertanyaan itu akan kita ketahui pada dinihari nanti, saat laga klasik yang panas dan penuh dendam ini bergulir. (GO/Gie)

Daftar Harga Toyota Fortuner Facelift Juli 2021

Previous article

Murah Banget, Biaya Perawatan DFSK Super Cab Cuma Rp 3 Ribuan per Hari

Next article

You may also like

More in Sport

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *