SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Di Piala Eropa, Inggris Lebih Sering Kalah Saat Bertemu Jerman
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Sport > Di Piala Eropa, Inggris Lebih Sering Kalah Saat Bertemu Jerman
Sport

Di Piala Eropa, Inggris Lebih Sering Kalah Saat Bertemu Jerman

Nugie
Last updated: June 29, 2021 12:51 pm
Nugie
Share
4 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Duel seru antara Inggris vs Jerman dalam lanjutan babak 16 besar Piala Eropa 2020 akan dihelat pada malam ini pukul 23:00 WIB. Pertandingan seru ini akan diselenggarakan di Stadion Wembley, London, Inggris.

Bagi Inggris dan Jerman, pertandingan nanti malam bukanlah pertemuan pertama mereka di ajang Euro. Sebelum pertandingan nanti malam, keduanya sudah empat kali bertemu di kompetisi antar negara Eropa ini.

Nah, bagaimana catatan pertemuan Inggris dan Jerman di kompetisi Euro?.

Inggris dan Jerman pertama kali bertemu di Piala Eropa pada 29 April 1972, dalam leg pertama babak perempat final Euro 1972, yang diadakan di Stadion Wembley. Jerman berhasil mempermalukan Inggris di hadapan publiknya sendiri dengan skor 1-3.

Leg kedua berlangsung pada 13 Mei 1972 di Olympiastadion Berlin, Jerman. Pertandingan ini berakhir dengan skor kacamata, dan otomatis membuat Jerman melangkah ke babak semi final.

24 tahun kemudian, Inggris dan Jerman bertemu lagi di babak semi final Euro 1996, yang dihelat di Stadion Wembley pada 26 Juni 1996. Pertandingan ini berakhir dengan skor imbang 1-1, yang memaksa kedua tim harus melakoni perpanjangan waktu.

Sayangnya, dalam 2×15 menit perpanjangan waktu, baik Inggris ataupun Jerman sama-sama tidak ada yang berhasil mencetak gol. Alhasil, pertandingan pun berlanjut ke babak adu penalti.

Jerman sukses memenangi adu penalti dengan skor 5-6. Praktis, Jerman pun melangkah ke final, dan kemudian menjadi juara Euro 1996, setelah mengalahkan Republik Ceko dengan skor 1-2.

Satu-satunya pemain Inggris yang waktu itu gagal mengeksekusi penalti adalah Gareth Southgate, tendangannya mampu ditepis oleh kiper Jerman saat itu, Andreas Köpke. Uniknya, sekarang Gareth Southgate menjadi pelatih The Three Lions.

Gareth Southgate, dulu gagal eksekusi penalti saat lawan Jerman, sekarang menukangi timnas Inggris. Foto: Istimewa

Pada edisi Euro selanjutnya, yakni Euro 2000, Inggris dan Jerman tergabung dalam grup A, pertemuan keduanya jatuh pada 17 Juni 2000. Kali ini, mereka bertanding di Stade du Pays de Charleroi, Belgia. Pertandingan ini dipimpin oleh wasit legendaris nan tegas, Pierluigi Collina.

Setelah tiga kali tak pernah menang melawan Jerman di pentas Euro, akhirnya Inggris mampu menaklukkan Der Panzer dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Inggris dicetak oleh Alan Shearer pada menit ke-53.

Berkaca dari catatan sejarah pertemuan di Euro, Jerman memang tampak sedikit lebih unggul dari Inggris. Namun, hal itu tidak cukup untuk menjadi jaminan kalau nanti Inggris akan kembali menerima kekalahan dari juara Euro tiga kali itu.

Karena jika kita lihat kondisinya sekarang, penampilan Jerman terlihat masih kurang konsisten. Bukti nyatanya bisa dilihat dari hasil pertandingan fase grup, di mana Jerman yang masuk ke dalam grup F, hanya mampu memetik satu kemenangan, sekali ditahan imbang, dan kalah.

Sedangkan Inggris, sukses mengunci posisi pemuncak klasemen grup D dengan tujuh poin. Dalam fase grup, Harry Kane cs sukses memenagi dua pertandingan, dan hanya sekali seri saat bertemu dengan negara sedaratannya, Skotlandia.

Menimbang kekuatan keduanya saat ini, maka sulit rasanya untuk memprediksi siapa yang akan memenangi pertandingan nanti malam. Tapi yang pasti, pertandingan Inggris kontra Jerman nanti malam akan berlangsung dengan seru dan sengit.

Pasalnya, pertandingan ini tidak hanya sebatas untuk menentukan siapa yang menang dan bisa melangkah lebih jauh. Tapi pertandingan ini juga kental akan nilai histori, dendam, gengsi, dan pertaruhan harga diri. (GO/Gie)

You Might Also Like

Lorenzo Merasa Pede Dengan Motor Barunya di Italia

Peringati 60 Tahun Kiprah di F1, Honda Adakan Kompetisi Balap Virtual Honda Racing eMS

Rossi Akui Yamaha Tertinggal Dari Ducati dan Honda

Jorge Lorenzo Siap Kembali Ke Yamaha

Jakarta Kembali Menjadi Satu-satunya Tuan Rumah Formula E di Asia Tenggara

TAGGED:16 Besar Euro 2020Euro 2020Piala Eropa 2020
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?