Velg Vrossi Asli Buatan Anak Bangsa Kualitas Internasional

adp

GARDUOTO – Produsen velg VRossi yang telah berdiri pada tahun 1992 ini awalnya adalah perusahaan yang hanya memproduksi velg dan rangka sepeda yang berbahan almunium pertama di Indonesia.

VROSSI masuk dalam naungan Batavia Alumindo Industri pabriknya berlokasi di Kawasan Industri Balaraja dan Cikupa.

Setelah berjalan selama 4 tahun, akhirnya pada tahun 1996 akhirnya diputuskan membuat velg almunium untuk sepedamotor.

“Sejak tahun 96 sampai sekarang kami terus melakukan berbagai inovasi dan juga memperbaiki standar dari velg tersebut sampai sekarang ini sudah hampir 22 tahun, jadi kalau masalah kualitas biarkan waktu yang membuktikan,” tegas Imin Brata Owner Velg VRossi saat ditemui di Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (3/2).

Di pabrik Cikupa terbagi menjadi dua untuk produksinya, yang satu untuk memproduksi velg jari-jari dan yang pabrik kedua adalah mencetak velg cetak (casting whell).

Pabrik ini sendiri memproduksi untuk kebutuhan dalam negeri dengan mempekerjakan 500 orang pekerja.

“Tahun 2017 lalu kami berhasil menjual velg VRossi menjual kurang lebih sebanyak 1 juta unit dari berbagai tipe di seluruh Indonesia,” terang Imin.

Imin menambahkan sangat mengharapkan dukungan dari seluruh pihak termasuk media, karena VRossi ini adalah murni buatan anak-anak bangsa yang perlu terus disupport untuk menjadi lebih baik lagi.

“Karena saat ini kompetisi untuk velg bukan berasal dari produk lokal tetapi justru dari produk-produk yang berasal dari luar negeri,” ujarnya.[Go/Rev]

Latest articles

Related articles

15 Comments

  1. saw of an Гў Iranian chick driving a truck, Гў this video features some serious auto stunts precio de priligy en mexico Detailed regional analysis of the interaction was then undertaken using a radioiodinated ligand, 11beta methoxy 16alpha 125 I iodo estradiol 125 I MIE 2, and quantitative ex vivo autoradiography

  2. lasix sat?n We hypothesized that we could achieve tighter control of activity by combining two inducible systems, wherein abundance or nuclear accumulation of the CRY2 CreN fragment is manipulated by a first inducible system, followed by light induced fragment reconstitution

  3. 22 cancers of the contralateral breast were the most frequent 10 women in each group, followed by lung tumors 2 women in the group given tamoxifen plus irradiation and 7 women in the tamoxifen group and uterine tumors 4 and 5, respectively clomiphene testosterone First, we explored miRNA expression in HIV 1 Tat exposed samples compared with control samples

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here