SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Setelah B30, Jokowi Minta B40 Sudah Bisa Jalan di Tahun Selanjutnya
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Ragam > Setelah B30, Jokowi Minta B40 Sudah Bisa Jalan di Tahun Selanjutnya
Ragam

Setelah B30, Jokowi Minta B40 Sudah Bisa Jalan di Tahun Selanjutnya

Resa Revano
Last updated: December 23, 2019 9:30 pm
Resa Revano
Share
2 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa Pemerintah akan terus mengembangkan program Biodiesel 30 (B30) menjadi B40 tahun 2021 dan B50 ditahun berikutnya.

Hal ini ditegaskan saat Peresmian Implementasi Program Biodiesel 30 (B30), di SPBU Pertamina (SPBU 31.128.02), Jl. MT. Haryono, Jakarta, Senin (23/12).

Menurut Presiden, ada tiga alasan mengapa pemerintah harus mempercepat implementasi program biodiesel. Pertama, pemerintah berusaha untuk mencari sumber-sumber energi baru terbarukan, energi terbarukan, dan juga harus melepaskan diri dari ketergantungan pada energi fosil yang tak sadar suatu saat pasti akan habis.

“Pengembangan energi baru terbarukan juga membuktikan komitmen kita untuk menjaga planet bumi, menjaga energi bersih, dengan menurunkan emisi gas karbon dan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, ini adalah energi bersih,” tutur Presiden.

Kedua, ketergantungan kita pada impor BBM, termasuk didalamnya solar ini cukup tinggi, sementara di sisi lain kita juga merupakan negara penghasil sawit terbesar di dunia.
Dengan potensi sawit sebesar itu, lanjut Presiden, Indonesiaa punya banyak sumber bahan bakar nabati sebagai pengganti bahan bakar solar.

Potensi itu, sambung Presiden, harus dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional kita.
“Usaha-usaha untuk mengurangi impor, khususnya solar, harus terus dilakukan dengan serius. Kalkulasinya jika kita konsisten menerapkan B30 ini akan hemat devisa kurang lebih Rp63 triliun, jumlah yang sangat besar sekali,” kata Presiden.

Karena itu, Presiden menyampaikan, setelah program B30 nantinya masuk ke B40, ke B50, dan nanti ke B100.

“Akan tidak mudah kita untuk ditekan-tekan lagi oleh negara manapun, terutama melalui kampanye negatif yang dilakukan beberapa negara terhadap ekspor CPO kita, karena kita memiliki pasar dalam negeri yang sangat besar,” ujar Presiden.

Kepala Negara mengingatkan 2 (dua) kunci keberhasilan implementasi program B30 maupun nantinya menuju ke B100. Apakah kita mau keluar dari rezim impor atau tidak.

“Jangan-jangan masih ada di antara kita yang masih suka impor, impor BBM, karena itu permintaan terhadap B30 dan menuju ke B100 yang harus terus dikembangkan dan diperbesar,” tuturnya.[Go/Res]

You Might Also Like

Mitsubishi Gelar Promo Menarik Selama Februari-Maret

Bagaimana Nasib Mobil Terendam Banjir, Apakah dicover Asuransi?

Dealer Banjarbaru Makin Lebarkan Sayap Mitsubishi di Kalimantan

Ini Komentar Jokowi Saat Turing Jalan Berlumpur di Perbatasan Trans-Kalimantan

Toyota Buka Dua Outlet Barunya Secara Bersamaan

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?