Ragam

Pelajar diharapkan Bisa Jadi Agen Keselamatan Berkendara

GARDUOTO – Para pelajar diharapkan dapat menjadi Agen Perubahan untuk menyuarakan keselamatan keselamatan bertransportasi.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menutup kegiatan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional Tahun 2019 bertema “Leadership for Road Safety” yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Jumat (11/10) di Jakarta.

“Yang namanya agen perubahan itu harus eksis, harus berbuat sesuatu untuk komunitas, serta langsung terjun dalam kegiatan-kegiatan keseharian. Selalu semangat dalam menyuarakan keselamatan transportasi,” ujar Menhub Budi.

Lanjutnya, berikanlah contoh pada masyarakat bahwa keselamatan itu adalah suatu keharusan. Kemudian, ajak kalangan pelajar untuk membentuk komunitas dan manfaatkan Teknologi Informasi.

Kegiatan ini diselenggarakan setiap tahunnya untuk meningkatkan kepedulian para pelajar terhadap keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan dalam rangka pembentukan karakter budaya keselamatan berlalu lintas.

Menhub Budi mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Karena memberikan edukasi penting bagi generasi muda serta dapat menjadi ajang untuk melahirkan pemimpin-pemimpin di masa mendatang.

Pelaksanaan seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ telah dilakukan pada 7-11 Oktober 2019 lalu dan diikuti oleh 73 (tujuh puluh tiga) orang pelajar Setingkat SMA/SMK yang berasal dari 25 (dua puluh lima) provinsi di seluruh Indonesia.

Adapun unsur yang dinilai dalam pemilihan ini adalah kepemimpinan, kemampuan public speaking, pemahaman peraturan/norma/etika, materi karya tulis, uji materi, serta kemampuan talenta atau bakat.

Dari 73 peserta, telah ditetapkan para pemenang yaitu : Juara Pertama diraih Muhammaf Faturrahman Marsuki dari SMAN 1 Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dengan karya CC-DESTRA (Control CO & Distance Detector for Traffic Accident and Healthy).

Juara Kedua diraih Saffana Rizqi Qinthara dari SMAN 1 Pontianak Provinsi Kalimantan Barat dengan karya VEMOS (Website Monitoring Sepeda Motor). Kemudian, Juara Ketiga Aminudin Zakaria dari MAN 1 Jombang Provinsi Jawa Timur dengan karya Rancang Bangun Sein Otomatis Berdasarkan Derajat Kebebasan Kendaraan dan GNSS Simulator.

Masing-masing pemenang diberikan hadiah dan penghargaan, dan seluruh peserta akan diberikan sertifikat sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional Tahun 2019.

Disampaikan lebih lanjut oleh Menhub, bahwa para juara akan mendapatkan pendampingan lebih lanjut secara intensif oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan agar karya yang sudah dihasilkan dapat di aplikasikan.

“Saya minta Badan Litbang untuk membina para juara ini. Kita perdalam dan dampingi dengan mentor-mentor supaya idenya bisa lebih dalam dan bisa di aplikasikan,” tutupnya.[Go/Res]

Daihatsu Siapkan Jajaran Mobil Konsep Unik, Salah Satunya Calon Pesaing Jimny

Previous article

Kebakaran di SPBU Cipayung Sisakan Sebuah Mobil Berisikan Drum

Next article

You may also like

More in Ragam

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *