GARDUOTO — Pasar otomotif Indonesia kembali mencatatkan geliat positif dari segmen kendaraan ramah lingkungan. PT JETOUR Sales Indonesia mengumumkan capaian penjualan retail yang mengesankan sepanjang bulan September 2026. Pabrikan yang dikenal dengan lini SUV canggihnya ini berhasil mengemas total retail sales sebanyak 411 unit di seluruh Indonesia.
Hasil tersebut memperlihatkan tren pertumbuhan signifikan sebesar 17% jika dibandingkan dengan capaian pada bulan Agustus 2026 yang berada di angka 351 unit. Lonjakan angka penjualan ini menjadi indikator kuat bahwa penerimaan konsumen Tanah Air terhadap merek JETOUR kian solid seiring dengan semakin beragamnya portofolio produk yang ditawarkan.
Teknologi i-DM Jadi Tulang Punggung Penjualan
Daya tarik terbesar JETOUR pada bulan September 2026 berpusat pada lini SUV berbahan bakar ganda yang mengusung teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM). Kombinasi antara efisiensi motor listrik dan kepraktisan mesin bensin terbukti berhasil memikat hati para pecinta otomotif nasional.
Secara akumulatif, dua varian SUV hybrid unggulan—yakni JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM—menyumbangkan penjualan sebanyak 288 unit. Angka ini mendominasi hingga 70% dari total seluruh penjualan retail JETOUR dalam satu bulan.
Tabel: Rincian Penjualan Retail JETOUR Indonesia (September 2026)
|
Model Kendaraan |
Volume Sales (Unit) |
Pangsa Penjualan (%) |
|
JETOUR T1 i-DM |
150 unit |
36,5% |
|
JETOUR T2 i-DM |
138 unit |
33,5% |
|
Model Lainnya (ICE / Non-i-DM) |
123 unit |
30,0% |
PHEV Menjawab Solusi Mobilitas Fleksibel di Indonesia
Menanggapi pencapaian manis tersebut, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menyatakan bahwa pertumbuhan ini menjadi bukti nyata kesiapan konsumen domestik berpindah ke teknologi Plug-in Hybrid.
“Pencapaian pada September menjadi sinyal positif bagi JETOUR, terutama melihat semakin kuatnya kontribusi model i-DM. Dalam satu bulan, JETOUR T1 i-DM dan T2 i-DM menyumbang sekitar dua pertiga dari total retail sales kami. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen semakin terbuka terhadap kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle yang menawarkan efisiensi untuk penggunaan sehari-hari sekaligus fleksibilitas ketika membutuhkan perjalanan jauh,” ujar Moch Ranggy.
Keunggulan Dua Varian i-DM: JETOUR T1 vs JETOUR T2
Keberhasilan JETOUR menguasai pasar PHEV tidak lepas dari performa dan spesifikasi teknis tinggi yang dihadirkan pada kedua lini SUV unggulannya:
- JETOUR T1 i-DM (Urban Electric SUV): Mengincar segmen perkotaan modern, model ini memadukan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine dengan Dedicated Hybrid Transmission dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh. Dalam mode murni listrik (EV Mode), SUV ini mampu menempuh jarak hingga 100 km (standar WLTC) tanpa mengonsumsi bensin sedikit pun.
- JETOUR T2 i-DM (Adventure PHEV SUV): Ditujukan bagi konsumen yang gemar berpetualang di berbagai medan. Dibekali mesin ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, baterai CATL LFP 18,4 kWh, 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission, serta dual electric motor. Kombinasi perkasa ini mampu memberikan jarak jelajah total dikombinasikan mencapai lebih dari 1.200 kilometer!
Ekspansi Strategi “Travel+” dan Komitmen di Indonesia
JETOUR merupakan produsen otomotif global yang mengusung strategi “Travel+”, fokus menyajikan kendaraan stylish, nyaman, dan berteknologi tinggi untuk gaya hidup modern. Sejak berdiri pada tahun 2018, JETOUR telah berekspansi ke lebih dari 100 negara dengan akumulasi penjualan global menembus 2,4 juta unit.
Di pasar Indonesia, selain menyajikan JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM, produsen ini juga menawarkan pilihan model komprehensif seperti JETOUR T1 versi bensin, JETOUR T2 bensin, JETOUR DASHING, dan JETOUR X70 Plus. Capaian penjualan yang solid di bulan September 2026 ini kian mempertegas komitmen JETOUR untuk memperluas jangkauan layanan purnajual dan memasyarakatkan teknologi elektrifikasi ramah lingkungan di Tanah Air.



