⌂ Beranda › Mobil › Porsche 975 RSE: 'Si Monster' Listrik Terbaru untuk Formula E
MobilSportEV

Porsche 975 RSE: 'Si Monster' Listrik Terbaru untuk Formula E

Porsche 975 RSE: 'Si Monster' Listrik Terbaru untuk Formula E
PORSCHE NEWSROOM
A A Ukuran Teks16px

Menjelang musim balap Formula E GEN4 2026/2027, Porsche resmi memperkenalkan jet darat terbarunya, Porsche 975 RSE. Berbekal tenaga buas dan efisiensi luar biasa, mobil ini siap melanjutkan dominasi Porsche di panggung balap listrik dunia.

GARDUOTO - Ajang balap mobil listrik dunia, Formula E, bakal makin panas di musim 2026/2027 mendatang. Pabrikan raksasa asal Jerman, Porsche, baru saja memamerkan senjata rahasia terbarunya bernama Porsche 975 RSE. Mobil balap generasi keempat (GEN4) ini dikembangkan langsung di Pusat Pengembangan Weissach dengan berbagai keunggulan teknologi terkini.

Nico Müller, pembalap resmi Porsche Formula E sejak 2024, bahkan memberi julukan khusus untuk mobil ini: "The Beast" atau Si Monster. Julukan tersebut sangat beralasan jika melihat performa fantastis yang diusungnya di atas kertas.

Performa Monstrus: Lebih Cepat dari Mobil F1?

Porsche 975 RSE dibekali semburan tenaga puncak hingga 600 kW atau setara 816 PS. Akselerasinya pun luar biasa kencang—hanya butuh waktu 1,8 detik untuk melesat dari posisi diam ke 100 km/jam! Tak hanya itu, kecepatan maksimalnya sanggup menyentuh angka 335 km/jam.

Dengan angka-angka tersebut, tak heran jika Olivier Champenois, Pemimpin Proyek Teknis Formula E Porsche Motorsport, memprediksi bahwa catatan waktu putaran (lap time) Porsche 975 RSE bakal setara dengan mobil Formula 2 (F2).

844b454dbb7b6b3f663909f6a1b33d1b.webp
PORSCHE NEWSROOM

Menariknya lagi, nama "975 RSE" sendiri menyimpan makna historis mendalam. Nama ini diciptakan khusus sebagai bentuk penghormatan atas ulang tahun ke-75 Porsche Motorsport tahun ini, sekaligus mempertegas komitmen Porsche dalam membentuk masa depan balap listrik.

Aerodinamis Baru dan Perubahan Desain Mirip F1

Salah satu perbedaan paling mencolok pada generasi GEN4 ini ada pada bagian eksteriornya. Porsche 975 RSE kini mengusung sayap berukuran lebih besar dan sistem aerodinamis canggih. Secara visual, tampilan mobil ini jadi jauh lebih mirip dengan mobil Formula 1.

Penggunaan sayap besar ini bertujuan untuk menghasilkan downforce (gaya tekan ke bawah) yang lebih tinggi. Hasilnya, cengkeraman ban ke trek menjadi jauh lebih kuat, sehingga pembalap bisa melibas tikungan dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi.

Untuk menyiasati masalah konsumsi energi akibat hambatan udara, Porsche menyediakan dua paket aerodinamis fleksibel:

  1. Paket Low-Downforce: Hambatan udara lebih rendah, khusus digunakan saat sesi balapan agar lebih hemat energi.
  2. Paket High-Downforce: Menghasilkan downforce hingga 150 persen lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, difokuskan untuk sesi kualifikasi demi meraih waktu putaran tercepat.

Raja Efisiensi Energi dan Teknologi Pendingin Ringkas

Meski desainnya makin garang mirip F1, efisiensi energi Formula E terbukti jauh melampaui F1. Jika efisiensi mesin F1 saat ini masih di bawah 55 persen, Porsche Formula E sanggup menembus angka di atas 97 persen!

Kunci utamanya terletak pada sistem rekuperasi energi (pengisian ulang baterai saat mengerem). Sistem penggerak semua roda (all-wheel drive) pada 975 RSE mampu melakukan pemulihan energi hingga 700 kW. Artinya, sekitar 50 persen energi yang digunakan selama balapan berdurasi 45 menit berasal dari hasil pengereman itu sendiri.

Bahkan, motor listrik pada gardan belakang mampu merekuperasi energi hingga 350 kW secara mandiri. Supaya tidak berlebih panasnya (overheat), Porsche menerapkan sistem pendingin oli langsung (direct oil cooling) pada bagian stator motor listrik. Teknologi canggih ini juga diadaptasi langsung ke mobil jalan raya Porsche, seperti seri Cayenne Turbo Electric.

Rahasia Kemenangan: Otak Digital 1,5 Juta Baris Kode

Di balik kebuasan mekanisnya, Porsche 975 RSE dikendalikan oleh sistem perangkat lunak (software) buatan internal Porsche. Unit kontrol mobil ini memuat lebih dari 1,5 juta baris kode yang terbagi ke dalam ratusan modul fungsi.

Software inilah yang bertugas mengatur penyaluran tenaga secara presisi ke setiap roda serta mengoptimalkan regenerasi energi. Seluruh simulasi dan pengujian awal telah dilakukan secara digital sejak 2024, sebelum akhirnya diuji langsung di lintasan balap oleh Pascal Wehrlein dan Nico Müller sejak November 2025.

Siap Mengguncang Musim Balap Desember 2026

Meneruskan kejayaan generasi terdahulu—99X Electric yang berhasil membawa Pascal Wehrlein meraih Gelar Juara Dunia Pembalap serta mengawinkan Gelar Tim dan Manufaktur—Porsche 975 RSE kini bersiap melanjutkan piala kemenangan berikutnya.

Para penggemar otomotif dan balap dunia diperkirakan dapat melihat langsung aksi garang "Si Monster" Porsche 975 RSE di lintasan balap mulai Desember 2026 mendatang.

1eeed25ba74833812f89335d6a131673.webp
PORSCHE NEWSROOM

Tenaga Maksimal

600 kW (816 PS)       

Akselerasi (0-100 km/jam)      

1,8 Detik

Kecepatan Maksimum

335 km/jam

Daya Rekuperasi Energi

Hingga 700 kW

Kapasitas Baterai

51.25 kWh

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru