Ultimate magazine theme for WordPress.

Bengkel Resmi Honda Peduli Banjir di Indramayu

GARDUOTO – Bengkel resmi Honda alias AHASS Indramayu, yang didukung oleh PT Daya Adicipta Motora (DAM) sebagai main dealer sepeda motor Honda di Jawa Barat, membantu meringankan warga yang terkena dampak banjir di Kecamatan Sindang, Desa Pekandangan Jaya, Indramayu.

Pada tanggal 11 April 2019, program bantuan diberikan berupa Servis dan Ganti Oli Gratis, untuk seluruh korban banjir guna membantu pengecekan dan pertolongan pertama, untuk sepeda motor yang menerjang banjir.

Servis motor bagi para korban banjir ini, dilakukan oleh mekanik-mekanik handal dari AHASS.

Ketua Paguyuban AHASS Indramayu Akodir Jaelani mengungkapkan, bahwa beberapa warga Kecamatan Sindang, Desa Pekandangan Jaya Indramayu yang sepeda motornya sempat terdampak banjir mengaku sangat terbantu dengan adanya program servis dan ganti oli gratis.

“Aksi tanggap musibah termasuk banjir yang terjadi di Indramayu ini digelar Honda secara cepat agar dapat meringankan beban di saat masyarakat membutuhkan. Program servis motor gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terutama di lingkungan yang terdampak banjir,” ujar Akodir Jaelani.

Melalui Program servis ini disediakan 2 unit motor servis dan 1 unit mobil service dengan 6 orang mekanik, dari 6 jaringan Dealer dan AHASS terdekat di area Indramayu.

Sekitar lebih dari 100 unit sepeda motor Honda, telah menggunakan fasilitas gratis servis sepeda motor dan oli.

General Manager Technical Service Denny Budiman mengatakan, bahwa DAM bersama seluruh AHASS di seluruh Jawa Barat secara rutin dan konsisten mengadakan program Corporate Social Responsibility (CSR), baik dalam bentuk program berkelanjutan ataupun kegiatan donasi.

“Tentunya, kami sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh seluruh AHASS di Jawa Barat, guna meningkatkan keamanan dan keselamatan berkendara bagi para pengguna sepeda motor Honda,” terang Denny.[Go/Hml]

Leave A Reply

Your email address will not be published.