SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Pebalap Nasional Saling Sikut di Trial Game Asphalt Malang
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Sport > Pebalap Nasional Saling Sikut di Trial Game Asphalt Malang
Sport

Pebalap Nasional Saling Sikut di Trial Game Asphalt Malang

Garduoto
Last updated: December 19, 2017 2:52 am
Garduoto
Share
4 Min Read
SHARE

MALANG (GO ) – Gelaran seri terakhir Trial Game Asphalt 2017 di Malang, Jumat-Sabtu (15-16/12) benar-benar menjadi ajang pembuktian sebagai primadona baru balap motor trial di lintasan aspal.

Selain Doni Tata yang berhasil meraih title juara umum di dua kelas, yakni FFA 250cc dan FFA 450cc, seri pamungkas ini diwarnai dengan berbagai atraksi sportainment yang memukau.

Tak heran, ribuan penggemar balap, khususnya Trial Game Asphalt, memadati arena Stadion Kanjuruhan, Malang, sejak hari pertama pembukaan.

Rangkaian Trial Game Asphalt 2017 di gelar dalam empat seri, yakni satu special race di Solo (20-21 April 2017) serta tiga seri reguler yakni Yogyakarta (15-16 September 2017), Purwokerto (24-25 November 2017) dan Malang (15-16 Desember 2017).

Kota Malang menjadi tuan rumah terakhir alias seri pamungkas dari seluruh rangkaian gelaran Trial Game Asphalt 2017.

Seri terakhir ini menjadi pembuktian bahwa Malang merupakan salah satu basis besar pecinta sport khususnya Trial Game. Meskipun sering hujan, namun antusiasme penonton tetap luar biasa.

“Apalagi di seri ini tercatat ada 123 rider yang berpartisipasi, dan semuanya berupaya menampilkan aksi terbaik mereka meskipun di bawah guyuran hujan,” ujar Tjahyadi Gunawan selaku Ketua Penyelenggara dari Genta Auto & Sport usai race.

Keseruan yang pertama dari seri terakhir ini tentu saja muncul dari lintasan balap yang dihuni oleh rider-rider papan atas Indonesia, mulai dari Doni Tata, Gerry Salim, Tommy Salim, Ivan Harry hingga Wawan Tembong.

Di hari pertama yakni Jumatnya para rider menggeber tunggangannya untuk mendapatkan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi. Guyuran hujan dan hawa dingin Stadion Kanjuruhan membuat adrenalin para rider terpacu karena harus putar strategi dan balapan dalam lintasan basah.

Tak kurang, 123 rider berpartisipasi mengikuti seri terakhir ini dengan sembilan kelas balapan yakni FFA 250cc, Trail-175cc Open, Trail-175cc Non Pro, FFA 450cc, Trail 250 Non Pro, Trail 250 Open, Trail 175 Komunitas, Trail 150 Komunitas, dan FFA 450 Master. Ratusan rider tersebut bersaing memperebutkan total hadiah lebih dari 100 juta rupiah.

Hasil Race

Klimaks rangkaian Trial Game Asphalt 2017 tersaji pada keesokan harinya, dimana para rider menunjukkan aksi terbaiknya dalam balapan yang digelar dua kali, yaitu Moto1 di sore hari dan Moto2 pada malam harinya.

Doni Tata yang punya kans besar menjadi juara umum di kelas FFA 250 dan FFA 450 harus menghadapi kenyataan lain. Ia terpaksa menggunakan ban kering meskipun guyuran hujan membuat balapan berlangsung dengan kondisi wet race.

“Soalnya ban basah saya sudah habis di seri sebelumnya yaitu Yogyakarta dan Purwokerto. Jadi mau tak mau, saya pakai ban kering untuk balapan dan itu menjadi tantangan tersendiri,” tutur Doni yang pernah berlaga di MotoGP ini.

Dalam race bertajuk ‘The Battle of Champions’ itu, Doni Tata harus bersusah payah melawan para rivalnya yang sudah menyesuaikan ban dengan lintasan basah.Gerry Salim yang baru saja menjuarai Asian Road Racing Championships 2017 dan Farudilla Adam mengambil keuntungan dari kesulitan Doni itu dengan silih berganti menduduki peringkat satu baik di Moto 1 ataupun Moto 2.

Di kelas 250cc, Doni mengumpulkan 136 poin, unggul 32 poin dari Ivan Harry Nugraha di posisi kedua dengan 102 poin. Sementara di kelas 450cc, Doni mengumpulkan 140 poin, unggul 26 poin atas Ivan Harry Nugraha di posisi kedua dengan 114 poin. “Karena faktor ban tadi, Saya memilih bermain aman di seri terakhir di Malang ini. Karena target saya memang juara umum,” tutur Doni.[Go/Yud]

You Might Also Like

Sergio Perez Siap Berlaga di F1 2021 Bersama Tim Red Bull Racing

Wadahi Penggemar Balap, Pertamina Akan Adakan Pertamax Turbo Drag Fest 2024

Ini Tanggapan Rossi Mengenai ‘Baju’ Baru Motornya

Andi Gilang Incar Gelar Juara Asia Road Racing Championship Kelas SS600

MotoGP Inggris ‘Kalah’ oleh Hujan

TAGGED:Doni TataGenta AutoGerry SalimIvan HarryTommy SalimTrial Game AsphaltWawan Tembong
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?