GARDUOTO – Perkembangan teknologi sepeda motor yang kian pesat menuntut dunia pendidikan vokasi untuk terus beradaptasi. Agar kompetensi para siswa tetap relevan dengan kebutuhan industri otomotif saat ini, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menggelar program Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI) di SMK Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/8).
Bedah Teknologi Honda Vario 125
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda. Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan berharga untuk memperluas wawasan teknis melalui pembekalan materi produk Honda Vario Street 125 yang disampaikan langsung oleh tim Vocational AHM.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan karakter produk, ragam fitur modern, hingga tren teknologi mesin Honda terkini. Melalui pembahasan ini, siswa diajak untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku sekolah dengan penerapan nyata di dunia kerja.
Menghubungkan Sekolah dengan Dunia Industri
Program AHBI rutin diadakan sebagai sarana untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Satu Hati Education Program (SHEP) yang berfokus pada pembinaan SMK Binaan Honda di seluruh Indonesia.
| “Industri sepeda motor terus berkembang, baik dari sisi teknologi maupun produknya. Melalui AHBI, kami ingin siswa SMK binaan mendapatkan tambahan wawasan yang aktual sehingga apa yang mereka pelajari di sekolah semakin dekat dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkap Head of Technical Service Department (TSD) PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto. |
Siapkan SDM Unggul dan Adaptif
Tidak hanya memperkuat wawasan teknis, kolaborasi ini dirancang untuk membentuk kemampuan adaptasi siswa terhadap gempuran teknologi anyar. Pengetahuan dan keterampilan yang tepat menjadi modal krusial bagi para lulusan vokasi untuk dapat bersaing di industri roda dua.
| “Harapan kami, pendidikan vokasi mampu melahirkan lulusan yang bukan hanya siap bekerja, tetapi memiliki kompetensi untuk bersaing. Kami ingin siswa SMK Binaan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi sehingga semakin percaya diri saat memasuki dunia kerja,” tambah Benedictus. |
Sesuai dengan semangat Sinergi Bagi Negeri (SBN), AHM dan WMS berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata di bidang pendidikan. Melalui transfer pengetahuan yang konsisten, program ini diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan siap membangun industri otomotif Tanah Air.
Ario/GO.



