SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Uji RON Bahan Bakar dengan Oktis 2 dan CFR Engine, Begini Hasilnya
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Ragam > Uji RON Bahan Bakar dengan Oktis 2 dan CFR Engine, Begini Hasilnya
Ragam

Uji RON Bahan Bakar dengan Oktis 2 dan CFR Engine, Begini Hasilnya

Nugie
Last updated: April 10, 2025 6:52 pm
Nugie
Share
3 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Portal otomotif Otohub.co bersama Dr. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, pakar Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Institut Teknologi Bandung (ITB), melakukan pengukuran Research Octane Number (RON), menggunakan alat Oktis-2 pada Jumat (21/3/2025) di Sentul, Jawa Barat.

Metode pengetesan bahan bakar ini dilakukan untuk 12 sampel bensin RON 90, 92, 95 dan 98 aneka merek dari SPBU di Jakarta.

“Pengujian ini sekaligus membuktikan apakah pengukuran RON Bensin dengan Oktis-2 tersebut akurat atau tidak,” ujar Billy Riestianto, Editor In Chief Otohub.co di sela-sela pengujian.

Disiapkan dua alat ukur Oktis-2 untuk perbandingan pengukuran. Oktis-2 di-setting berdasarkan acuan pengukuran Rusia atau Eropa (PYC).

Karena standar Rusia dan Eropa menggunakan standar RON seperti di Indonesia. Alat ini juga bisa di-setting untuk standar Amerika (USA), namun standarnya AKI atau Anti Knocking Index.

AKI merupakan rata-rata dari penjumlahan MON (Motor Octane Number) dan RON. MON lebih rendah sekitar 6-12 poin dibanding RON, sehingga AKI lebih rendah 3 – 6 poin di bawah RON. Standar ini berbeda dengan Indonesia.

“Terbukti dalam satu bahan bakar ada hasil RON sama tapi ada juga yang berbeda. Jadi secara prinsip alat Oktis-2 tidak terlalu stabil atau akurat,” jelas Dr. Tri Yuswidjajanto Zaenuri.

Lewat mencelupkan pipa ke dalam sampel bahan bakar otomatis alat membaca sifat dielektrik dari cairan bahan bakar.

Ada tiga kali pembacaan data pengukuran. Hasilnya semua angka yang dikorelasikan dengan RON adalah di atas angka klaim yang dibuat oleh produsennya.

Sebetulnya alat ini mengukur sifat dielektrik dari senyawa bahan bakar, hanya saja dikorelasikan dengan RON.

“Alat ini tidak mencerminkan kondisi sebenarnya karena tidak ada pembakaran. Definisi RON adalah ketahanan bahan bakar untuk tidak terbakar dengan sendirinya di bawah tekanan dan temperatur yang tinggi (detonasi).

“Untuk mengetahui RON yang tepat harus dites dengan CFR engine di 600 RPM”, tambah Dr. Tri Yuswidjajanto Zaenuri.

Saat bersamaan juga diuji RON sampel bahan bakar sejenis di laboratorium independen menggunakan Coordinating Fuel Research (CFR) Engine.

Pengujian sesuai standar metode American Society for Testing and Material (ASTM) D2699. Seluruh proses pengujian divalidasi dan alat yang digunakan selalu dikalibrasi.

Rangkain pengukuran berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam dan diuji langsung oleh operator yang memiliki sertifikat. Hasil pengujiannya dapat dilihat di sini. (GO/Gie)

You Might Also Like

Asuransi Astra Beri Bantuan Rp 1 Miliar Untuk Guru SDN 245 Keputih

Bengkel Resmi Honda Peduli Banjir di Indramayu

Hankook Tire Indonesia Targetkan Kenaikan Penjualan di Pasar Domestik

Kasih Hadiah Lebaran, Astra Peugeot Tawarkan TDP Rp 19 Jutaan

Mitsubishi Capai Hasil Positif Penjualan Bulan Januari

TAGGED:Bahan Bakar MinyakCoordinating Fuel ResearchOktis-2Pengujian Bahan BakarResearch Octane Number
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?