SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Alasan Hyundai Tidak Membawa Staria Bensin Ke Indonesia
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Mobil > Alasan Hyundai Tidak Membawa Staria Bensin Ke Indonesia
Mobil

Alasan Hyundai Tidak Membawa Staria Bensin Ke Indonesia

Nugie
Last updated: August 24, 2021 12:38 pm
Nugie
Share
2 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Hyundai Staria yang diluncurkan di Indonesia pada Jumat (20/8/2021) kemarin, ditawarkan dalam dua varian, yakni 7 seater Signature dan 9 seater Signature. Kedua varian tersebut sama-sama dipersenjatai mesin diesel.

Mesin diesel yang digunakan Staria memiliki kapasitaa sebesar 2.199 cc yang bertenaga 175 dk di 3.800 rpm, dan torsi 430 Nm yang didapat pada rentang 1.500 – 2.500 rpm. Tenaga dan torsi tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis delapan percepatan.

Sebenarnya, mesin diesel yang diusung Staria bukanlah satu-satunya pilihan yang dimiliki oleh Luxury MPV ini. Masih ada beberapa pilihan mesin lainnya yang dimiliki oleh Staria, salah satunya adalah yang bensin dengan kubikasi 3.5 L V6.

Tentu bukan tanpa alasan kenapa Hyundai tidak menghadirkan pilihan mesin bensin 3.5 L V6 untuk Staria di Indonesia. Apalagi, mesin bensin V6 punya output tenaga yang menjanjikan.

“Dengan segala pertimbangan dan riset, Indonesia kebagian mesin diesel 2.2 L. Mesin ini yang dinilai paling pas dengan selera pasar di sini,” kata Bonar Pakpahan, Product Expert PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), dalam konferensi virtual beberapa waktu lalu.

Selain karena faktor hasil pertimbangan dan riset, hal lain yang pasti mempengaruhi keputusan Hyundai untuk tidak memboyong Staria bensin bermesin 3.5 V6 adalah karena faktor tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang tinggi.

Tarif PPnBM yang dikenakan untuk mobil bermesin di atas 3.000 cc dengan penggerak 4×2 adalah sebesar 125%. Jadi jika masuk ke Indonesia, besar kemungkinan kalau Staria bensin akan mempunyai label harga yang mendekati Rp 2 miliar.

Staria 7 Seater Signature dijual dengan harga Rp 1.020 miliar, sedangkan varian 9 seater Signature dilego Rp 132 juta lebih murah, yakni tepatnya di angka Rp 88 juta. Harga tersebut adalah on the road untuk wilayah DKI Jakarta. (GO/Gie)

You Might Also Like

Jaecoo Resmi Perkenalkan Diri di Indonesia, Langsung Pamer SUV Andalan

Keunikan Kaca Spion Digital Suzuki XL7 Jadi Daya Tarik Konsumen

Datsun Go+ Terseok-seok Mengejar Calya dan Sigra

Mitsubishi Xpander Cross Punya 5 Pilihan Warna

VinFast Bangun Jaringan Distribusi dengan Lima Mitra Dealer

TAGGED:HyundaiHyundai StariaPT Hyundai Motors IndonesiaStaria Bensin
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?