SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Tetapkan PSBB, Surabaya Siapkan 48 Check Point
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Ragam > Tetapkan PSBB, Surabaya Siapkan 48 Check Point
Ragam

Tetapkan PSBB, Surabaya Siapkan 48 Check Point

Resa Revano
Last updated: April 28, 2020 12:33 pm
Resa Revano
Share
2 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Surabaya hari ini, Selasa (28/04) resmi melakukan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 14 hari ke depan.

Wilayah dengan PSBB meliputi tiga daerah di Jawa Timur yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

Sejumlah 48 check point telah disiapkan oleh personel gabungan dari TNI-Polri sejak pukul 00.00 WIB. Titik itu digunakan petugas untuk melakukan pemantauan pengguna jalan yang tidak menerapkan PSBB, seperti penggunaan masker, hingga pembatasan akses masuk daerah PSBB.

“Sesuai dengan jadwal pukul 00.00 WIB kami memberlakukan PSBB,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Selasa (28/04) dini hari.

Kapolda Jatim mengatakan, dalam pelaksanaan PSBB ini, aparat yang bertugas di lapangan akan memberikan imbauan dan teguran kepada masyarakat selama tiga hari ke depan. Kemudian pada tiga hari berikutnya, petugas memberlakukan teguran dan sanksi.

Orang-orang yang tak memiliki kepentingan juga dilarang masuk ke wilayah PSBB. Meski demikian, Luki menyebut petugas tak akan terlalu kaku.

Menurutnya akan tetap ada masyarakat yang diperkenankan masuk ke daerah PSBB, namun hal itu haruslah disertai ketentuan khusus.

“Yang jelas, orang yang akan bekerja tetap boleh masuk, ojol yang membawa pesanan itu boleh masuk, ambulan, angkutan ekspedisi, angkutan sembako,” terangnya.

“Orang tertentu dengan izin nanti kita juga diperbolehkan. Kita tidak saklek. Tapi terhadap orang-orang tidak jelas seperti trek-trek-an dengan tindakan tegas,” tandasnya.[Go/Res]

You Might Also Like

Produser RTV Meninggal di Tabrak Lari Saat Bersepeda

Mitsubishi Buka Dealer Pertama di Tanah Papua

Arus Mudik Tahun Ini, Rest Area Akan Dipantau Kamera

Pentingnya Memahami Kode Ban Mobil Sebelum Membeli Ban Baru

Nissan & Indomobil Group Perkuat Kolaborasi di Indonesia

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?