SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Point 2 dihapus, ini Efeknya untuk Driver Gojek
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Ragam > Point 2 dihapus, ini Efeknya untuk Driver Gojek
Ragam

Point 2 dihapus, ini Efeknya untuk Driver Gojek

Resa Revano
Last updated: June 15, 2019 2:17 pm
Resa Revano
Share
2 Min Read
SHARE

GARDUOTO – Para driver Gojek mulai dari sebelum sampai sesudah lebaran seperti kehilangan semangat untuk narik.

Hal ini karena PT Gojek Indonesia menghilangkan bonus point 2 untuk wilayah ramai atau lebih dikenal wilayah tertentu. Penghapusan ini mulai berlaku sebulan sebelum lebaran sampai sekarang.

Menurut salah satu driver yang dihubungi Garduoto.com, Jumat (14/06) mengatakan dengan tidak adanya lagi point 2 maka kita semakin sulit menembus bonus point 30.

Biasanya point 2 didapat driver pada area tertentu yang berlaku pada hari Senin-Jumat pada pukul 11.00-14.00 dan 16.00-20.00. Namun sekarang mau di area manapun dan jarak tidak lagi berbeda, atau semua menjadi sama.

“Belum lagi kalau pas wilayah tertentu itu sedang macet atau padat maka kita akan sulit mendapatkan point banyak. Untuk mengantar satu penumpang saja sudah kena macet,” tegas Andhika.

Lanjutnya, kebanyakan dari teman-teman driver mengatakan sudah tidak lagi mengejar point 30 agar dapat bonus lagi. Pokoknya dapat uang cukup buat bensin dan keluarga ya pulang.

“Kalau kita mengejar point 30 jelas semuanya bisa rusak. Badan dan motor kita korbannya. Nguber gak dapat, yang ada dua-duanya rusak,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Budi yang ditemui di Jakarta, Sabtu (14/06). Dirinya mengatakan perusahaan semakin tidak memihak kepada driver.

“Adanya point 1 dan 2 saja terkadang kita sangat sulit mengejarnya. Belum lagi harga tarif yang naik dan penumpang menurun drastis,” papar Budi.[Go/Res]

You Might Also Like

Mengerihkan, Toyota Alphard Tabrak Truk Terguling Sampai Ringsek

50 Tahun Berkiprah, Ini Tanggapan Brand Ambassador Mitsubishi

FIFGROUP Ikut Support Ajang Honda Bikers Day di Ambarawa

Peugeot 208 RALLY Tunjukkan Hasil Positif di Pasar Global

BFGoodrich Hadirkan Ban Jalanan untuk Mobil-mobil Populer di Indonesia

TAGGED:driver Gojekgojekgojek indonesiaojek onlineOjol
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?