SUBSCRIBE
garduoto.com
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Reading: Penjualan Mobil Bekas Terganggu Imbas Penghapusan Pajak Kendaraan Baru
Share
garduoto.comgarduoto.com
Font ResizerAa
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
  • Bedah Oto
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Search
  • Mobil
  • Motor
  • Komersial
    • Trucking
  • Bedah Oto
    • Mobil Bekas
  • Sport
  • Ragam
  • Lifestyle
  • Komunitas
  • Gardu Tol
  • Galeri
  • Autoshow
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
garduoto.com > Ragam > Penjualan Mobil Bekas Terganggu Imbas Penghapusan Pajak Kendaraan Baru
Ragam

Penjualan Mobil Bekas Terganggu Imbas Penghapusan Pajak Kendaraan Baru

Resa Revano
Last updated: November 19, 2020 6:29 pm
Resa Revano
Share
2 Min Read
BMW Seri 3 bekas. Foto: Nugie
SHARE

GARDUOTO – Setelah adanya polemik akan adanya usulan penghapusan pajak mobil baru beberapa waktu membuat para penjual mobil bekas merana.

Ini sempat memicu kebingungan bagi konsumen jadi membeli mobil baru atau memilih mobil bekas.

Menurut Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer dalam Ngobrol Virtual bersama FORWOT, Rabu (18/11) mengungkapkan bahwa dengan ditolaknya usulan pajak mobil baru 0 persen oleh Kemenkeu, penjualan mobil bekas kembali pulih.

“Penjualan mobil bekas tidak berkembang pada saat itu. Kalau memang terjadi (pajak 0 persen) orang pasti lebih memilih mobil baru daripada mobil bekas,” tegasnya.

Dengan ditolaknya usulan tersebut maka ini membuat penjualan mobil bekas mulai terasa naik kembali.

“Ketika usulan tadi ditolak kenaikan penjualan mobil bekas sangat terasa sejak pertengahan Oktober 2020. Kenaikan penjualan secara detil masih menunggu data valid,” paparnya.

Halomoan menambahkan bahwa pengaruhnya terhadap penjualan mobil bekas cukup besar. Karena waktu itu wacananya sangat general, bahwa ada relaksasi atau penghapusan pajak untuk mobil baru.

“Tetapi pajak mana yang mau dihapus itu kan juga belum clear, ya. Tetapi hitung-hitungannya banyak orang yang mengira-ngira penurunan harga mobil baru antara 25 persen sampai 40 persen,” tegasnya.

Dirinya menjelaskan katakanlah penurunannya sampai 40 persen, mobil bekas yang sudah berumur empat sampai lima tahun saja bisa lebih mahal dibanding mobil baru.

Makanya penurunan penjualan mobil bekas sangat signifikan. Begitu market melihat harga mobil baru akan turun sehingga murah, maka setop lah orang beli mobil bekas.

Kalaupun ada konsumen yang membeli mobil bekas saat itu, lanjut dia biasanya meraka yang benar-benar butuh mobil untuk mobilitas.

Seandainya pemerintah memberikan stimulus mobil baru, Fischer berharap mobil bekas bisa mendapat perlakuan yang sama.

Semisal berupa keringanan biaya balik nama. Dengan demikian kemungkinan besar bisa menggerakkan pasar otomotif ke arah yang lebih baik lagi di tengah kondisi pandemi Covid 19 sekarang ini.[Go/RES]

You Might Also Like

Porsche Indonesia Hadirkan Porsche Destination Charging di Semarang

Dukung Kegiatan Belajar, Wahana Tambah SMK Binaan

Banyak Keseruan & Tambah Ilmu di Touring FORWOT Bro Ringo 2018

Limbah Plastik Makin Parah, Suzuki Gelar Bersih-bersih Pantai

Ini Cara Aman Motoran dimasa Pandemi Covid-19

Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Follow US on Social Media

Facebook Youtube X-twitter Instagram

© GARDUOTO.com 2024. All Rights Reserved.

garduoto.com

Navigation

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Our Team
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?